Ditunggu, Kiprah ‘Tiga Serangkai’ PGAI Sumbar

Oleh: H. Adi Bermasa

SUDAH hampir setahun kepengurusan Yayasan DR. H. Abdullah Ahmadperiode 2014-2019 berakhir, namun kepengurusan yang baru hingga kini masih belum terbentuk. Namun demikian, pengurus yayasan periode 2019-2024 saat ini sedang dalam penggodokan oleh Dewan Pembina yang dipimpin Mayjen (Purn) Syamsu Djalal bersama sekretaris Yunarlis S. Ag. MPd dan anggota DR. H. Bukhari.

Sebenarnya, dewan pembina yayasan ada lima orang, tapi DR. H. Alidinar Nurdin meninggal sekitar sebulan lalu. Sedangkan DR. H. Amirsyah sudah lama mengidap sakit. Sehingga, pembina yang aktif hanya ‘tiga serangkai’ saja. Sesuai Undang-undang Yayasan, pembina bertanggungjawab membentuk pengurus baru.

Sekretaris Pembina Yunarlis dalam penjelasannya Rabu (11/11) mengatakan pengurus baru yayasan ditagetkan sudah terbentuk menjelang Januari 2021 atau pertengahan Desember tahun ini. Untuk itu, Samsu Djalal yang berdomisili di Jakartadalam waktu dekat akan datang ke Padang untuk mengumumkan susunan pengurus baru bersama dua pembina lainnya, Buchari dan Yunarlis.

Semakin cepat pengurus baru Yayasan DR. H. Abdullah Ahmad ini diumumkan tentu lebih baik. Sebab, beragam program yang sudah matang direncanakan saat ini masih terundur pelaksanaannya. Diantaranya membangun Mall Syariah bersama hotel di pinggiran barat Jalan Perintis Kemerdekaan, melaksanakan eksekusi tanah yang perkaranya dimenangkan PGAI Sumbar, mengelola beragam bangunan milik yayasanseperti rumahsusun sewaserta beragam aset yayasan lainnya termasuk tanah seluas lebih kurang 4 hektare yang berada di kawasan Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.

Peranan ‘tiga serangkai’ Samsu Djalal, Buchari, dan Yunarlis sangat menentukan masa depan lembaga pendidikan pembaharuanpemikiran Islam yang usianya sudah lebih seabad ini. Lembaga Pendidikan DR. H. Abdullah Ahmad adalah kawah candradimuka bagi pejuang pendidikan sejak lama. Alumninya menyebar di seluruh penjuru tanah air. Sudah banyak alumninya yang berjasa melalui beragam amal usaha untuk kesejahteraan bangsa yang besar ini.

Oleh karena itu, jelas beban berat sedang dipikul ‘tiga serangkai’ Dewan Pembina yang aktif untuk menyusun kepengurusan yang baru dalam meneruskan dan melanjutkan tradisi yayasan sebagai pencetak intelektual Islam yang cerdik cendekia. Semoga,kepengurusan yayasan cepat terbentuk dan segera berkiprah penuh ketulusan dan keihlasan dalam mengembangkan yayasan. Insya Allah. *

Next Post

KOMITMEN IP-NA HADIRKAN PEMERATAAN PENDIDIKAN, Angka Putus Sekolah Turun Drastis, Sarpras Terus Dibangun

Rab Nov 11 , 2020
PADANG, KP – Tuntutan terhadap perlunya pembaharuan pendidikan mendorong Pemprov Sumbar memprioritaskan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sehat dan berkualitas sebagai salah satu agenda pembangunan yang dituangkan dalam RPJMD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2016-2021 di bawah kepemimpinan Gubernur Irwan Prayitno dan Wagub Nasrul Abit. Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) […]