Dukung PBM Tatap Muka, Komisi IV : Harus Patuhi Prokes Covid-19

PADANG,KP – Komisi IV DPRD Kota Padang menyambangi Dinas Pendidikan Kota Padang, guna menanyakan kesiapan proses belajar tatap muka yang diwacanakan maksimal.

Ketua Komisi IV DPRD Padang, Azwar Siry mendukung proses belajar tatap muka. Namun harus patuhi protokol kesehatan dan pada zona hijau.

“Kita menyambut baik hal ini, sebab belajar tatap muka bisa merubah pola pikir anak dalam proses pembelajaran,” ujar kader Demokrat ini dalam pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Habibul Fuadi di kantor Disdik tersebut, Kamis (26/11).

Dalam kesempatan itu dia mengatakan, Komisi IV akan melakukan peninjauan ke sekolah-sekolah melihat kesiapan sekolah untuk pembelajaran tatap muka, baik itu sarana dan prasarananya serta lainya.

Sementara koordinator Komisi IV juga selaku Ketua DPRD Kota Padang, Syafrial Kani mengatakan, jika sebagian wali murid tak mau tatap muka, tentu proses daring harus diikuti anak seperti biasa.

“Kita serahkan semua pada wali murid dan tak ada paksaan. Kita mengajak semua pihak dapat berperan dalam hal ini. Supaya klaster baru tak muncul dan belajar tatap muka yang diwacanakan berjalan maksimal,”pungkas kader Gerindra ini.

Dari pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padang sebut sekolah-sekolah telah siapkan protokol kesehatan pada masing-masing sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Padang, Habibul Fuadi mengatakan, jika memang di 2021 sekolah tatap muka berlangsung, sekolah telah siapkan sarana dan prasarananya.Ini dalam mata rantai menghindari penularan Covid-19 dan mewujudkan keselamatan pada anak didik.

“Semua sekolah telah tersedia tempat cuci tangan, alat ukur suhu, physical distancingdalam belajar dan wajib pakai masker bagi anak yang datang ke sekolah,” ujarnya dihadapan Komisi IV DPRD Kota Padang.

Ia mengatakan, Disdik Padang sifatnya menanti Instruksi Mendikbud soal sekolah tatap muka serta melihat siklus disuatu kelurahan kasus Covid-19. Jika terendah, maka baru diizinkan tatap muka.Jika masih terdapat kasus tentu proses belajar masih daring.

“Tatap muka yang boleh dilaksanakan dengan melihat kondisi daerahnya,” ujar mantan Kepala BKPSDM Padang ini.

Dilain sisi, adanya wali murid yang masih takut sekolah tatap muka karena kasus Corona naik turun. Lanjutnya, Disdik izinkan memilih bagi wali murid yakni daring dan tatap muka.

“Kita tak memaksakan keinginan. Ini agar pihak yang dirugikan tak ada dan keresahan wali murid tak muncul,” pungkas Habibul Fuadi. (bim)

Next Post

Empat Calon Bupati Tanahdatar Tandatangani Pakta Integritas

Kam Nov 26 , 2020
BATUSANGKAR, KP – Empat calon Bupati Tanahdatar periode 2021- 2026 menandatangani pakta integritas, Kamis (26/11) di aula eksekutif kantor bupati setempat yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keempat calon bupati tersebut, Zuldafri Darma, Jon Enardi, Eka Putra, dan Betty Shadiq Pasadigoe.Pakta integritas yang ditandatangani calon bupati tersebut berisi sembilan pernyataan. […]