DULUNYA SURAU PASIE MUARA PANAS, Bupati Gusmal Resmikan Masjid Asy-Syuhada

SOLOK, KP – Bupati Solok H. Gusmal, Jumat (20/11), meresmikan penggunaan Surau Pasie Jorong Koto Panjang Nagari Muara Panas menjadi Masjid Asy Syuhada.Tampak hadir pada kesempatan tersebut Kakan Kemenag atau yang mewakili, Camat Bukit Sundi Efriadi, Wali Nagari Muaro Paneh Feri Efendi, dan tokoh masyarakat Nagari Muaro Paneh.

Ketua Panitia Pelaksana acara Burhanudin, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Solok beserta rombongan yang telah menyempatkan hadir dalam peresmian Surau Pasie menjadi Masjid Asy-syuhada di Nagari Muaro Paneh. Disebutkannya, masjid itu didirikan pada tahun 1941 yang sebelumnya masih berstatus surau, kemudian diubah statusnya pada hari ini (Jumat-red) dan diresmikan menjadi Masjid Asy-Syuhada.

“Perubahan status dari Surau ke Masjid ini merupakan hasil kesepakatan bersama tokoh masyrakat Nagari Muaro Paneh untuk menjadikan status Surau menjadi masjid, karena surau yang sebelumnya bernama surau pasie ini dinilai telah memenuhi syarat sebagai masjid,” sebut Burhanuddin.

Sedangkan Wali Nagari Muaro Paneh Feri Efendi, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Gusmal yang mana di ujung kepemimpinannya menyempatkan hadir dalam peresmian Masjid Asy-Syuhada tersebut. Ia mengatakan, masjid itu merupakan masjid ke-10 di Nagari Muaro Paneh. Pihaknya berharap masyarakat di Nagari Muaro Paneh dapat meningkatkan ketakwaan ibadahnya berkat masjid tersebut.

Sementara itu Bupati Solok H. Gusmal, dalam sambutannya sekaligus peresmian Masjid Asy-Syuhada menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan perangkat nagari karena telah mengubah status surau menjadi masjid. Menurutnya, karena semakin banyak masjid di nagari maka akan semakin banyak juga orang yang akan salat, sehingga masjid tersebut dapat meningkatkan syiar agama Islam.

Di samping itu Bupati mengingatkan, pada zaman sekarang ini teknologi semakin maju dan berkembang sangat pesat, maka diharapkan kepada masyarakat Muaro Paneh agar jangan meninggalkan ibadah. “Saya berpesan kepada masyarakat untuk menghidupkan kembali subuh berjemaah dan pengajian setiap salat magrib. Kemudian fungsi masjid selain untuk ibadah juga untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” sebut Bupati.

Lebih lanjut dikatakannya, masjid tersebut merupakan masjid ke-329 yang ada di Kabupaten Solok. “Saya berharap perangkat nagari dan tokoh masyarakat Muaro Paneh agar dapat meningkatkan perhatiannya khusus kepada masjid,” tukasnya. (wan)

Next Post

Baznas Bukittinggi Gelar FGD Muzakarah Zakat

Ming Nov 22 , 2020
BUKITTINGGI, KP – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bukittinggi […]