E-BPHTB Diharapkan Bisa Mempersingkat Waktu Layanan

PADANG, KP – Inspektur Padangpariaman, Hendra Aswara mengapresiasi jajaran Bank Nagari dalam Tindak lanjut implementasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan online (e-BPHTB).

Hal tersebut disampaikannya saat rakor koordinasi dengan Tim Teknologi Informasi Bank Nagari di Kantor Bank Nagari Pusat, Padang, Kamis (19/11). Rapat tersebut juga dihadiri yakni BPKD, Diskominfo, Inspektorat dan Bank Nagari Cabang Lubuk Alung.

“Alhamdulillah, kita berkolaborasi dan sinergi dengan Bank Nagari untuk Aplikasi Pajak Online khususnya BPHTB,” kata Hendra Aswara.

Dalam rakor tersebutdisampaikanproses bisnis pembayaran BPHTB secara elektronik. Mulai dari proses permohonan, pembayaran dan pelaporan yang menggunakan aplikasi. Jadi, prosesnya tidak dilakukan secara manual lagi. Tujuannya agar pencapaian target pajak bisa optimal dan menghindari adanya kebocoran atau penyimpangan dalam pengelolaan keuangan.

“Sesuai arahan bupati, segera melaksanakan e-BPHTB, supaya pengelolaan keuangan secara akuntabel dan transparan,” kata mantan Kadis Perizinan itu.

Sementara Kabid Penagihan BPHTB Nofrianty menjelaskan, e-BPHTB adalah layanan pembayaran, pelaporan dan verifikasi pembayaran bea perolehan hak atas tanah dan bangunan secara elektronik.

Pemerintah Kabupaten Padangpariaman membuat aplikasi berbasis online host to host Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (e-BPHTB) antara Badan Pertanahan Nasional (BPN) dengan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD).

“Aplikasi e-BPTHB difasilitasi oleh Dinas Kominfo,” ujarnya. Ia berharapadanya e-BPHTB ini bisa mempersingkat waktu layanan dalam pengurusan sertifikat tanah. Kemudian bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena transaksi dicatat secara real time.

Tahun ini, tambahnya, target pajak BPHTB sebesar Rp8,2 miliar dan sudah terealisasi sebesar 78,61persen. (mas)

Next Post

Tanahdatar Masih Defisit Bawang Merah 7.400 Ton Pertahun

Kam Nov 19 , 2020
BATUSANGKAR, KP – Kebutuhan masyarakat terhadap komoditi bawang merah sangat […]