Empat Cagub Laporkan Dana Kampanye ke KPU Sumbar

PADANG, KP – Pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar menyampaikan laporan dana kampanye kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dari empat paslon, Mahyeldi-Audy Joinaldy memberikan laporan paling banyak.

Pasangan Mahyeldi- Audy Djoinaldy melaporkan dana kampanye Pilgub Sumbar 2020kepada KPU Sumbar dalam Laporan Penerimaan Sumbangan dan Dana Kampanye (LPSDK) periode 25 September hingga 30 Oktober 2020 sebesar Rp3.940.000.000.Dana sebanyak Rp3,9 miliar tersebuttersimpan di Bank Nagari Syariah. Jumlah itu terdiri dari dana pasangan calon sebesar Rp2.550.000.000, kemudian gabungan partai politik Rp300 juta, dan sumbangan dari pihak lain perseorangan sebesar Rp1.090.000.000

Sementara, pasangan Nasrul Abit-Indra Catri melaporkan dana kampanye yang terkumpul sebesar Rp1.184.800.000. Jumlah itu terdiri dari berbagai item, yaitu dari pribadi calon Rp190 juta, dari partai politik Rp182 juta, bantuan perseorangan Rp99 juta. Kemudian dari badan hukum dalam bentuk barang senilai Rp463.800.000 dan dalam bentuk jasa Rp 250 juta.

Setelah itu pasangan Mulyadi-Ali Mukhni melaporkan sumbangan dan dana kampanye sebesar Rp 244.504.000. Dana tersebut terdiri dari pribadi calon dalam bentuk uang Rp10 juta dan barang senilai Rp234.504.000.

Selanjutnya pasangan Fakhrizal-Genius Umar melaporkan total sumbangan dan dana kampanye mereka sebesar Rp110 juta. Dana itu hanya berasal dari satu item yakni sumbangan perseorangan sebesar Rp110 juta.

Komisioner KPU Sumbar Izwaryanimengatakan pelaporan sumbangan dan dana kampanye dilakukan bertahap hingga saat pemilihan nanti. “Di situ tergambar berapa anggaran kampanye yang akan digunakan dalam Pilgub Sumbar,” katanya seperti dilansir Langga,id, Senin (2/10).

Dijelaskannya, untuk jumlah sumbangan ada batasannya dan diatur dalam PKPU. “Pelaporan ini akan dilakukan lagi untuk mengetahui laporan sumbangan dan dana kampanye pasangan calon di Pilgub Sumbar,” katanya. (lgm)

Next Post

Calon PMI Sumbar Antusias Sambut Pembukaan SSW Jepang

Sen Nov 2 , 2020
PADANG, KP – Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Sumbar antusias menyambut dibukanya program Specified Skilled Worker (SSW) Jepang. Hal itu seiring keluarnya Perubahan Keputusan Dirjen Binapenta Nomor 3/20888/PK.02.02/VIII/2020 yang memperbaharui data negera tujuan penempatan bagi PMI pada masa adaptasi kebiasaan baru dari semula 12 negara penempatan menjadi 23 negara […]