GALI POTENSI WISATA, Pemkab Pasaman Gelar Sosialisasi Kepariwisataan Terhadap Pokdarwis

LUBUKSIKAPING, KP – Dalam rangka pengembangan dan menggali potensi di sektor pariwisata. Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Pasaman menyelenggarakan sosialisasi bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) se-Pasaman. Sosialisasi yang dibuka langsung oleh Kepala Disporapar Pasaman Linggoman, melalui Sekretaris Anwir Salam di Aula Kantor Camat Lubuk Sikaping, Selasa (10/11) tersebut diselenggarakan secara marathon dari 10 hingga 19 November pada setiap Nagari di Pasaman.

Turut hadir pada pembukaan tersebut Camat Lubuksikaping, Wali Nagari se-Lubuksikaping dan para peserta pokdarwis yang berasal dari lima unsur, yakni dari pemerintah Nagari, niniak mamak, bundo kanduang, tokoh masyarakat dan pemuda. Di samping itu, Disporapar Pasaman merencanakan untuk membentuk Pokdarwis di 37 Nagari induk serta 25 nagari persiapan se-Pasaman.

Dalam sambutannya, Anwir Salam menyampaikan, sosialisasi bagi pokdarwis itu bertujuan meningkatkan peran serta masyarakat di bidang pariwisata serta menggali potensi wisata di Nagari. “Meneruskan program Kementerian Pariwisata RI dan Dispar Provinsi Sumbar, bahwa untuk pengembangan pariwisata dibutuhkan adanya Pokdarwis yang anggotanya berasal dari segenap unsur masyarakat. Karena berhasilnya suatu objek wisata, tidak lepas dari peran penting Pokdarwis itu sendiri. Sedangkan sosialisasi ini sumber pendanaannya berasal dari APBD Pasaman tahun 2020 melalui Surat Keputusan Bupati Pasaman Nomor 188.45/648/Bup-PAS/2020 tentang penunjukan Panitia Pelaksana dan Narasumber Kegiatan Sosialisasi Pokdarwis se-Pasaman,” sebutnya.

Kemenpar RI tambah Anwir, saat ini sedang gencar menggalakkan program memajukan sektor pariwisata, salah satunya dengan program Sapta Pesona. Yakni kondisi yang harus diwujudkan untuk menarik wisatawan berkunjung ke suatu objek wisata dengan aman dan nyaman. “Disporapar Pasaman sangat ingin mewujudkan suatu destinasi wisata unggulan yang dapat menopang PAD Pasaman. Program awalnya, yakni serius mendorong pemerintah nagari membentuk pokdarwis pada setiap nagari se-Pasaman,” ungkap Anwir Salam, yang juga Ketua Rawiya Pasaman itu.

Ia juga mengungkapkan, ada beberapa hal yang menjadi hambatan atau persoalan yang bisa membuat objek wisata menjadi lesu di Pasaman. Antara lain belum adanya Perda pariwisata serta kurangnya kesadaran masyarakat sekitar objek wisata akan dampak ekonomi. “Kita berharap, Perda tentang pariwisata Pasaman akan rampung pada 2021. Selain itu peran vital Pokdarwis yang akan dibentuk di setiap nagari di Pasaman diharapkan bisa menggali potensi wisata nagari supaya dapat menghasilkan dampak ekonomi bagi masyarakat,” harapnya.

Disebutkannya, salah satu objek wisata di Pasaman yang telah memiliki Pokdarwis yang telah diberi SK Disporapar Pasaman, yakni destinasi wisata Puncak Koto Panjang, Kecamatan Rao Selatan. Yang mana Pokdarwisnya berasal dari mahasiswa dan pemuda beserta tokoh masyarakat setempat. “Dispar Sumbar bersama Disporapar Pasaman telah mengunjungi objek wisata Puncak Koto Panjang di Rao Selatan. Kadispar Sumbar sangat mengapresiasi sinergitas Pokdarwis dalam memajukan objek wisata Puncak Koto Panjang,” pungkasnya.

Sementara Camat Lubuksikaping Nina Darmayanti, mengungkapkan apresiasi kepada Disporapar Pasaman yang melakukan gebrakan serta inovasi dalam pengembangan sektor wisata di Pasaman. “Ini merupakan langkah awal yang bagus untuk menggali potensi wisata di Pasaman, khususnya di Lubuk Sikaping. Pokdarwis punya peranan sangat penting untuk tumbuhkembangnya ekowisata,” sebutnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, kepariwisataan di Pasaman mulai menggeliat dengan hadirnya beberapa destinasi wisata baru, baik itu dikelola pemerintah maupun swasta. Antara lain Cagar Alam Rimbo Panti, Museum Tuanku Imam Bonjol, Taman Bunga Puncak Tonang Lubuk Sikaping, Puncak Koto Panjang Rao Selatan, Air Terjun Cighocai Sungai Pandahan, Murai Tinggi Lubuk Sikaping, Ambun Water Park Teluk Embun, Mega Wisata Bonjol serta Air Terjun Guguang Siparayo Tigo Nagari. (nst)

Next Post

Bupati Gusmal Buka Penyusunan Rancangan Peraturan Bupati Tentang Penyelenggaraan Barang dan Jasa

Rab Nov 11 , 2020
SOLOK, KP – Bupati Solok H Gusmal, membuka secara resmi […]