Harga Jual Pinang Tinggi, Petani Diminta Serius Lakukan Peremajaan

LUBUKSIKAPING,KP-Harga jual buah pinang di Kabupaten Pasaman, cukup tinggi sehingga layak apabila para petani membudidayakannya.

Harga per kilogramnya untuk buah pinang kering mencapai Rp12 ribu sampai Rp13 ribu. Namun sayangnya sejauh ini masih jarang ada peremajaan pohon pinang di daerah setempat.

Salah seorang pedagang usaha buah pinang iris di Lubuksikaping, Kabupaten Pasaman, Bonar Sinaga mengatakan, petani tidak dengan sengaja membudidaya pohon pinang.

“Namun karena pohon pinang gampang tumbuh, jadi pohon pinang masih gampang ditemukan di kebun-kebun warga. Ini terbukti para pedagang pengumpul keliling masih cukup gampang menemukan buah pinang bahkan per Minggunya bisa mengumpul 1 Ton sampai 3 Ton pinang kering,” terang Bonar Sinaga, Minggu (29/11).

Sampai saat ini kata dia, pohon pinangjenis lokal banyak tumbuh secara alami di lahan-lahan warga masyarakat atau memang ditanam hanya sebagai tanaman pembatas antar lahan warga masyarakat.

“Padahal sudah seharusnya ada peremajaan tanaman pinang ke jenis pinang hibrid. Ini mengingat harga buah pinang cukup tinggi dan bisa mendukung ekonomi keluarga,” ungkap Sinaga.

Sinaga mengungkapkan, sangat salut melihat beberapa anggota DPRD Kabupaten Pasaman, sebut saja Ristawardi dari Partai Demokrat dan Yulisman dari Partai PAN serta beberapa orang ASN seperti Boy Candra Lubis yang telah meremajakan tanaman pohon pinang jenis hibrid di lahan kebun mereka sendiri.

“Karena telah menjadikan tanaman pinang sebagai tanaman utama, bukan lagi menjadi tanaman pembatas lahan kebun,” katanya.

Lebih lanjut Sinaga mengatakan, buah pohon pinang juga sangat kaya akan manfaat. “Bahkan tidak sedikit masyarakat yang mengkonsumi buah pinang secara langsung, sebut saja teman jurnalis yang saya kenal seperti, Marnoyang suka makan buah pinang sehabis makan dan selalu punya stok pinang iris di kantong pakaiannya,” katanya.

Buah pohon pinang bisa dijadikan obat masuk angin, menghilangkan bau mulut, menghilangkan racun ditubuh dan bisa meningkatkan gairah seks dan bahkan sering dijadikan campuran minuman penambah stamina dengan minuman bandrek ditambah telur.

“Saya berharap ada bantuan benih pohon pinang agar petani atau warga masyarakat bisa membuat peremajaan, mengingat saat ini jenis pinang yang banyak terdapat di wilayah Pasaman masih jenis pinang lokal,” lanjut Sinaga.

Menurutnya, jika ada peremajaan dan bantuan benih buah pinang di Pasaman, diharapkan jenis pinangnya hibrid, karena jenis tersebut harga jualnya terbilang mahal dan banyak dibutuhkan serta masa berbuah pun cepat.”Bahkan untuk memenuhi pesanan pasar ke daerah Indonesia Timur seperti Provinsi Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT) saja sangat susah terpenuhi,” tutupnya.(nst)

Next Post

KINERJA UPTD TPI DAN RPH DISOROT, Boby Rustam:Jika tak Mampu Hasilkan PAD Tutup Saja

Ming Nov 29 , 2020
PADANG,KP – Anggota fraksi Gerindra DPRD Kota Padang, Boby Rustam […]