HASIL SURVEI VOXPOL, Pemilih Rasional di Pilkada Sumbar Mencapai 46,5 persen

PADANG, KP – Survei yang dilakukan Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan proporsi pemilih rasional di Sumatera Barat terbilang cukup tinggi yakni sebesar 46,5 persen pada Pilkada Sumbar mendatang. Survei ini dilaksanakan pada 2-12 November lalu.
“Pemilih rasional pada segmen ini menentukan pilihan politiknya atas dasar pertimbangan prestasi, integritas, kapasitas, kompetensi dan akseptabilitas,” kata Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago dilansir Antara, Minggu (22/11).
Oleh karena itu, lanjut dia, rekam jejak kandidat menjadi preferensi dasar pertimbangan yang sangat penting memutuskan pilihan politik. Pangi menyebutkan, hal ini berangkat dari asumsi pemilih tak ubahnya konsumen yang selalu berperilaku memaksimalkan manfaat yang didapatkan (utility maximation) dari setiap proses transaksi.
“Model ini menjelaskan bahwa proyeksi masa depan dan evaluasi atas rekam jejak prestasi kandidat menjadi kata kunci pemilih dalam memutuskan pilihan politiknya,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya.
“Kandidat yang berprestasi menjadi pilihan paling objektif di segmen ini, janji politik yang sifatnya wacana dan sebatas angan-angan dan baru akan sangat tidak relevan mempengaruhi pemilih yang rasional, pemilih lebih percaya bukti kerja nyata ketimbang janji politik,” papar Pangi.
Menurutnya, dari hasil survei itu juga terungkap bahwa prestasi dan penghargaan punya korelasi linear/sejalan dengan indikator penilaian masyarakat soal konteks siapa yang paling layak dan berkemampuan menjadi Gubernur Sumatera Barat 2020-2025. Dengan demikian, lanjutnya, presentase pemilih rasionalnya yang sangat tinggi di Sumbar akan menguntungkan calon kepala daerah yang punya banyak prestasi dan penghargaan.
Survei Voxpol Center tersebut menggunakan metode multistage random sampling dengan 800 responden. Margin of error sebesar kurang lebih 3,47 persen. Level of confidence sebesar 95 persen. Quality control 20 persen. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. (mdc)

Next Post

Berkarya Jadi "Vitamin"Bagi Eka - Richi Menangkan Pilkada 2020

Sen Nov 23 , 2020
BATUSANGKAR, KP – Pasca debat putaran pertama Pilkada Tanahdatar 2020, […]