HEARING DENGAN BPBD PADANG, DPRD Pertanyakan Kesiapan Padang Hadapi Bencana

PADANG,KP – DPRD Kota Padang gelar haering dengan BPBD Kota Padang tentang kesiapan dalam menghadapi bencana, baik gempa berpotensi tsunami dan bencana lainnya.
Ketua DPRD Kota Padang, Syafrial Kani mengatakan, memang Sumbar khususnya Padang sangat rawan terhadap bencana, apalagi gempa dan tsunami. Maka dari itu, Komisi IV DPRD menanyakan sejauh mana kesiapan sarana dan prasarana Kota Padang dalam menghadapi segala bencana.”Kita ingin tahu apa langkah dari BPBD dalam menghadapi bencana. Kendati kita tak tau kapan datangnya, tentunya kita harus siap terlebih dahulu,” uiar politisi dari Gerindra ini dalam hearing tersebut, baru-baru ini.
Ia mengatakan, dari segi shalter, jalur evakuasi, sirine dan lainnya apakah telah standby. Jangan sampai korban berjatuhan pada saat bencana datang, barulah BPBD dan OPD lainnya bertindak dan mengerahkan personilnya. Itu tak seimbang.
“Kita berharap seketika bencana datang, BPBD harus turun langsung menelusuri mana yang perlu diselamatkan. Supaya kerugian tak dialami warga dan jumlah korban dapat diminimalisir,” ujarnya yang juga Koordinator Komisi IV DPRD Padang ini.
Adanya sirine yang rusak lanjutnya BPBD harus perbaiki dan cek kondisinya dulu. Begitu juga peralatan lainnya. Supaya bila datang bencana, personil siap “tempur”.
Sementara itu Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye mengimbau warga untuk tidak panik dalam hal itu serta saling koordinasi sebelum bertindak.”Warga jangan panik dan jangan terpancing isu dari pihak yang tak bertanggungjawab,” ujarnya.
Di tempat yang sama Kalaksa BPBD Kota Padang, Barlius mengatakan, untuk sarana dan prasarana BPBD telah standby diantaranya shelter dan pemberian edukasi pada warga.
“Shelter kita standby dengan lokasinya di Ulak Karang, gedung Asrama Haji, kawasan Damri dan gedung lainnya,” ujar mantan Kadisdik Padang ini.
Untuk sirine dan jalur evakuasi lanjutnya itu aktif. Bila gempa berpotensi tsunami, maka akan nyala. Jalur-jalur evakuasi, BPBD telah pasang pada sisi yang rawan terhadap bencana tsunami. Tentunya yang nampak oleh warga penunjuk arahnya.
Peralatan lainnya sambung Barlius, juga telah disiapkan antara lain pelampung, perahu karet dan lainnya.
“Kita berharap bencana yang dartng tidak memakan korban jiwa banyak dan kerugian besar. Untuk itu, kepada warga diimbau cerdas dalam menghadapi bencana. Supaya keselamatan terwujud dan kehilangan segalanya tak terjadi,”pungkasnya.(bim)

Next Post

Dukung PBM Tatap Muka, Komisi IV : Harus Patuhi Prokes Covid-19

Kam Nov 26 , 2020
PADANG,KP – Komisi IV DPRD Kota Padang menyambangi Dinas Pendidikan […]