Jajaran TNI di Pasaman Turun ke Pasar Tegakkan Prokes

LUBUKSIKAPING,KP-Jajaran Koramil 05/Rao dan Kodim 0305/Pasamanturun kepasar tradisional dan pusat keramaian untuk melakukan penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) maupun PerdaAdabtasi Kebiasaan Baru (AKB) untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Batituud Koramil 05/Rao, Pelda Henry Ginting mengatakan, penegakkan disiplin prokes ditujukan kepada masyarakat yang berada di luar rumah dan tempat keramaian di wilayah teritorial Koramil 05/Rao, Kabupaten Pasaman.

“Agar masyarakat secara bertahap dan dapat terbiasa mematuhi prokes. Hal ini mengingat masih banyak masyarakat yang belum menyadari tentang pentingnya prokes untuk memutus mata rantai penularan virus Covid-19 ini,” terang Batituud Koramil 05/Rao, Pelda Henry Ginting kepada KORAN PADANG, Minggu (8/11).

Hendry mengungkapkandisamping penindakan, pihaknya juga memberikan sosialisasi atau imbauantentang pentingnya social distancing, pakai masker, physical distancing dalam pencegahan wabah virus Covid-19 kepada masyarakat.

“Ini bentuk upaya kami selaku Babinsa untuk menjaga dan menjadi motor penggerak disetiap wilayah binaan, dan masyarakat sangat mendukung dengan upaya yang kita lakukan. Apalagi prokes adalah langkah yang efektif dalam mencegah penyebaran Covid -19 yang sampai saat ini masih menjadi masalah Nasional,” tambahnya.

Di tempat yang sama Ketua Tim Gakkumdu Kabupaten Pasaman, Aan Afrinaldi mengatakan, hingga saat ini pihaknya mencatat sudah menindak para pelanggar Protokol kesehatan dan Perda AKB sebanyak 561 pelanggar.

“Para pelanggar protokol kesehatan ini kami tindak saat penertiban di pusat keramaian dan pasar. Para pelanggar kami pakaikan rompi orange dan membersihkan fasilitas umum yang langsung ditonton oleh masyarakat. Ini merupakan sanksi sosial sesuai yang di atur dalam Perda AKB bagi pelanggar,” terang Aan Afrinaldi.

Aan Afrinaldi menjelaskan. sasaran operasi penegakan prokes Covid-19 masih para pedagang, dan pengunjung pasar serta pengguna jalan yang melintas di sekitarnya.

“Permasalahan dilapangan masih dijumpai pedagang, pengunjung Pasar dan pengguna jalan yang melintas di sekitarnya tidak menerapkan prokes sebagaimana yang diatur dalam Perda Provinsi Sumbar Nomor 6 Tahun 2020 tentang AKB dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. Kemudian banyaknya pengemudi becak motor penumpang yang tidak mematuhi prokes terutama pemakaian masker,” katanya.

Pihaknya memberikan sanksi kepada pelanggar sesuai Perda 6/2020 berupa sanksi kerja sosial dengan memakaikan rompi orange.

“Sebelum menjalankan sanksi, pelanggar menandatangani dokumen bukti pelanggaran dan mengenakan rompi khusus pelanggar prokes. Kepada pelanggar diberikan arahan pentingnya kepatuhan terhadap prokes oleh pejabat pendamping. Ada juga pelanggar yang tidak bersedia melaksanakan kerja sosial di ganti dengan denda sebesar Rp100 ribu,” katanya.

Pihaknya bersam tim Gakkumdu kata dia bakal terus melakukan penindakan bagi para pelanggar Perda AKB di seluruh daerah di Pasaman guna mencegah awal penyebaran Covid-19.

“Akan terus kita lakukan bersama tim Gakkumdu hingga Desember 2020 ini. Karena ini juga sesuai perintah Bupati Pasaman. Semoga dengan langkah ini bisa memberikan kesadaran bagi masyarakat dan bisa menekan angka Covid-19,” katanya.

Sementara total warga masyarakat Kabupaten Pasaman yang terkonfirmasi Positif Covid-19 sebanyak 151 orang. Dengan rincian sembuh 93 orang, dirawat di RSUD 9 orang, meninggal 7 orang dan isolasi mandiri 42 orang.(nst)

Next Post

KPU Akhirnya Tetapkan Iriadi-Agus Syahdeman Jadi Peserta Pilkada 2020

Ming Nov 8 , 2020
SOLOK, KP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok, Jumat […]