Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Siswa Tidak Akan Diswab

PADANG, KP – Mendikbud Nadiem Makarim telah membolehkan pembelajaran tatap muka mulai awal tahun 2021. Namun kebijakan memperbolehkan pembelajaran tatap muka di sekolah inijuga atas persetujuan kepala daerah.
Pemko Padang melalui dinas pendidikan ikut menerapkan aturan pembelajaran tatap muka tersebut.Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Habibul Fuadi mengatakan sekolah tatap muka di Padang juga dimulai awal tahun 2021.
“Tergantung persetujuan orangtuanya juga, yang tidak mau tatap muka, tidak apa-apa karena tetap bisa belajar di rumah secara daring,” kata Habibul Fuadi, kemarin.
Ia mengatakan pembelajaran tatap muka ini berlaku untuk semua level pendidikan yang berada dibawah Dinas Pendidikan Kota Padang. Pembelajaran tatap muka ini dibolehkan mulai dari TK dan PAUD, Sekolah Dasar(SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sedangkan untuk SMA/SMK/sederajat merupakan wewenang provinsi.
Habibul Fuadi memastikan sarana prasarana penerapan protokol kesehatan di sekolah sudah memadai.Bahkan, persiapan protokol kesehatan di sekolah sebenarnya sudah dilakukan sejak awal tahun pembelajaran ini. Sarana protokol kesehatan di sekolahdiantaranya menyediakan tempat cuci tangan, pengecekan suhu.Termasuk dengan memastikan kapasitas ruangan sekolah sesuai protokol kesehatan atau lima puluh persen dan aturan lainnya.
Ditambahkannya, jelang pembelajaran tatap muka, anak-anak tidak akan diswab ataupun rapid tes. “Tes untuk murid tidak akan dilakukan, kecuali bagi orangtuanya yang terkonfimasi positif covid-19, maka anaknya tes dulu,” kata Habibul Fuadi.

DPRD DUKUNG PEMBELAJARAN TATAP MUKA

Sementara itu, DPRD Kota Padang mendukung Dinas Pendidikan untuk menerapkan pembelajaran tatap muka mulai 2021. Namun, DPRD akan mengawasi proses pembelajaran tatap muka tersebut.
“Sebagai legislatif, DPRD Padang tetap mengawasinya proses pembelajaran tatap muka. Para anggota dewan juga akan ke sekolah untuk memastikan ketersedian prasarana protokol kesehatan,” kata Ketua DPRD Padang Syafrial Kani.
Ia juga minta agar orangtuamemastikan penerapan protokol kesehatan untuk anaknya dengan menyediakan masker, handsanitizer dan lainnya, serta komitmen untuk mematuhi protokol kesehatan tersebut. (ip)

Next Post

Pengurusan SIM Masih Terapkan Prokes Kretat

Jum Nov 27 , 2020
PADANG, KP – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padangmasih memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes) bagi masyarakat yang hendak mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) kendati Kota Padang telah keluar dari zona merah penyebaran covid-19.“Saat ini protokol kesehatan masih diterapkan secara ketat bagi masyarakat yang mengurus SIM dan pelayanan lain,” kata Kepala Satuan […]