JELANG PENCOBLOSAN,KPU Pasaman Gelar Simulasi Pemungutan Suara dengan Prokes Covid-19

LUBUKSIKAPING, KP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman melalukan simulasi pemungutan dan penghitungan suara serta penggunaan Sirekap di TPS 09 Nagari Tanjung Beringin, Kecamatan Lubuksikaping, Sabtu (21/11).

Sekretaris KPU Pasaman, Yuliardi mengatakan, simulasi itu sengaja dilakukan menjelang pencoblosan agar para penyelenggara maupun pemilih lebih memahami aturan pemungutan suara pada 9 Desember 2020 mendatang. “Pertama sekali kami mengucapkan terimakasih kepada pihak KPU Sumbar yang telah menunjuk Pasaman sebagai salah satu titik tempat mengadakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara serta penggunaan Sirekap. Simulasi ini dilakukan sebagai pra pencoblosan yang menjadi wadah pengetahuan bagi penyelenggara maupun pemilih dalam menyongsong Pilkada 9 Desember mendatang,” terang Yuliardi di lapangan TPS 09 Nagari Tanjung Beringin, Kecamatan Lubuksikaping.

Dikatakannya, simulasi kali ini menghadirkan 460 orang pemilih yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) setempat. “Dalam penyelenggaraan simulasi pemungutan dan penghitungan suara serta penggunaan sirekap ini tetap kita lakukan dengan protokol kesehatan Covid-19. Hal ini sesuai amanat KPU RI dalam mencegah penyebaran Covid-19 di TPS,” ungkapnya.

Sementara Ketua KPU Pasaman, Rodi Andermi mengatakan, lewat simulasi pemungutan dan penghitungan suara serta penggunaan sirekap itu bisa mengenalkan hal-hal baru dalam pelaksanaan pemungutan suara di TPS. “Tujuannya untuk mengenalkan beberapa hal baru yang dilaksanakan di TPS sangat jauh berbeda dengan pemungutan suara sebelumnya. Hal ini sekaitan kondisi daerah kita saat ini yang masih terdampak Pandemi Covid-19. Di mana ada 12 hal baru dalam pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS,” tuturnya.

Adapun 12 hal baru di TPS itu kata dia, di antaranya jumlah pemilih di tiap TPS dibatasi maksimal 500 orang dari sebelumnya 800 orang. “Adanya mekanisme baru pengaturan kedatangan pemilih, pemeriksaan suhu tubuh dan bagi mereka pemilih yang memiliki suhu di atas normal akan disediakan bilik khusus. Wajib menggunakan masker, masker ini kita siapkan di TPS juga. Tetapi kami juga sudah imbau pada masyarakat untuk menggunakan masker sejak berangkat dari rumah,” paparnya.

Kemudian kata dia, penyemprotan disinfektan secara berkala di tiap TPS dan menyemprot alat coblosnya dengan alkohol. “Pemilih akan diberikan sarung tangan untuk mencegah penularan saat mencoblos. Sarung tangan sekali pakai. Penyediaan tempat cuci tangan portable di setiap TPS. Membekali petugas dengan Alat Pelindung Diri (APD). Dilarang berdekatan di dalam TPS atau menjaga jarak,” katanya.

Kemudian lanjutnya, tidak bersalaman antar sesama di TPS, memakai pelindung wajah dan odel tinta yang digunakan berubah, menjadi tinta tetes.

Sementara itu Komisioner KPU Sumatra Barat, Gebril Daulay yang hadir dalam kegiatan itu mengatakan, simulasi tersebut menggambarkan real pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara serta menjadi bahan evaluasi dalam mewujudkan kesempurnaan pelaksanaan pemilu. “Khusus protokol kesehatan hendaknya terjalankan dengan baik di TPS, tidak ada satupun yang terlewatkan. Ini memang penegasannya secara nasional guna mencegah penyebaran Covid-19 di TPS. Sehingga pelaksanaan Pilkada dengan prinsip aman, sehat dan demokratis dapat diwujudkan,” ujarnya.

Namun kata Gebril Daulay, ia meminta kepada para penyelenggara Pilkada tingkat Kecamatan hingga KPPS, jangan hanya fokus pada penerapan Prokes Covid-19 hingga mengabaikan prinsip teknis pelaksanaan pemungutan suara. “Sebab substansi pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara itu ada dalam proses administrasi dan proses hasil pemilihannya. Sehingga memang harus kita perhatikan, baik dari aspek teknis pelaksanaannya maupun dari aspek penerapan prokes Covid-19. Sehingga Pilkada nantinya dapat tercapai dengan hasil yang kita targetkan,” katanya. (nst)

Next Post

PILKADA BUKITTINGGI, Paslon Ramlan-Syahrizal Terima Dukungan Ninik Mamak Persukuan Kurai

Ming Nov 22 , 2020
BUKITTINGGI, KP – Dukungan kepada pasangan calon (Paslon) Walikota dan […]