KASUS DUGAAN PENGANIAYAAN DI PAYAKUMBUH, Dua Wanita Terlapor Berikan Klarifikasi

PAYAKUMBUH, KP- Dua orang wanita masing-masing berinisial RF (22 tahun) dan IKS (31 tahun) yang menjadi terlapor dalam kasus dugaan penganiayan terhadap wanita muda YP (20 tahun) di Kota Payakumbuh pada 11 Oktober silam menyampaikan klarifikasi atas kasus tersebut.

Menurut RF kepada sejumlah wartawan di Balai Wartawan Luak Limopuluah Jumat sore (13/11) kasus itu bermula YP cekcok dengan dirinya terkait postingan di media sosial.Postingan tersebut terus berlanjut dengan saling sindir antara RF dan YPhingga keduanya sepakat untuk bertemu di kawasan Batang Agam, Kelurahan Tanjuang Gadang, Sungai Pinago, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh. Tapi pertemuan itu sempat batalkarena YP terlambat datang dan RF memilih pulang.

Namun komunikasi antara YP dan RF terus berlanjut hingga mereka akhirnya sepakat untuk kembali bertemu di kawasan Batang Agam.Saat bertemu di kawasan Batang Agam tersebut, RF yang datang berboncengan menggunakan sepeda motor bersama temannya melihat YP datang bersama seorang laki-laki. Karena cemas terhap keselamatan dirinya, RF menghubungi IKS untuk datang ke lokasi.

Saat bertemu itu, cekcok antara YP dan RF kembali terjadi. RF mengaku dihina dan didorong oleh YP.“Saya dilabrak dengan kata-kata kasar oleh YP. Saya sempat didorong dan saat itulah Kak IKS datang ke lokasi. Iya, memang kak IKS menampar YP,” sebut RF.

Ia menambahkan, setelah dirinya didorong dan sempat jatuh, ia kembali ditarik oleh YP. Bahkan bajunya sampai robek. Secara reflek tangannya mencakar korban untuk melindungi dirinya. Tidak hanya itu, RF juga menyebut dirinya sempat ditendang oleh YP.

Menurutnya, dalam kasus itu ia turut menjadi korban penganiayaan oleh YP.Meski kasus tersebut telah berlanjut ke pihak kepolisian, RF berharap persoalan tersebut bisa diselesaikan secara baik-baik.

Dalam kasus ini YP telah melaporkan dugaan penganiayaan dengan terlapor RF dan IKS ke Polres Payakumbuh. Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira melalui Kasat Reskrim AKP M. Rosidi didampingi KBO Satreskrim Ipda Eridal membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap YP. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap perkara tersebut.

“Iya, benar ada laporan dugaan penganiayaan yang dilaporkan oleh korban YP. Saat ini kita sedang melakukan penyelidikan termasuk memeriksa saksi-saksi dan korban, termasuk para terlapor,” ucap AKP M. Rosidi. (dst)

Next Post

Gubernur Irwan Prayitno Terima Anugerah Provinsi Terbaik Peduli Perlindungan Konsumen

Ming Nov 15 , 2020
JAKARTA, KP – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mendapat apresiasi dari Kementerian Perdagangan sebagai salah satu provinsi terbaik yang peduli dalam perlindungan konsumen padaacara puncak Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2020 di Transmart Cibubur, Kamis lalu (12/11). Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Perdagangan Agus Suparmanto kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Selain […]