KENANG MASA KECIL DI TALAMAU, Letjen TNI Besar Harto Karyawan Napak Tilas ke Pasbar

SIMPANGEMPAT, KP – Salah seorang Perwira Tinggi (Pati) Tentara Nasional Indonesia (TNI), Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan yang lahir di Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman pada 31 Mei 1963 silam, berkunjung ke Pasaman Barat (Pasbar). Kunjungan Jendral bintang tiga itu untuk mengenang kisah hidup selama tinggal di Talu, Kecamatan Talamau saat orang tua beliau berdinas di Talu sebagai Komandan Rayon Militer (Danramil).

Kedatangannya beserta rombongan tersebut langsung disambut Pjs Bupati Pasbar Hansastri, didampingi unsur Forkopimda setempat di Aula Rumah Dinas Bupati Pasbar.

Menurutnya, ia melaksanakan Napak Tilas itu setelah 57 tahun lamanya meninggalkan Pasaman. Selain itu ia juga berencana akan menghibahkan tanah seluas 40 hektare kepada pemerintah, masyarakat yang saat ini telah menempati tanah tersebut. “Saya masih ingat kenangan saya di Pasaman dan Talu. Ini kunjungan kerja saya yang pertama ke sini setelah 57 tahun lalu, sekaligus untuk menyerahkan atau menghibahkan tanah orang tua saya seluas 40 hektare,” katanya.

Ditambahkannya, tanah tersebut menurut orang tua beliau dulunya diserahkan niniak mamak kepada ayahnya ketika menjabat sebagai Danramil di Talu. “Setelah kami lihat peta google, sebagian besar sudah ditempati kantor Pemerintah dan masyarakat. Ibu saya yang usianya sudah 89 tahun ingin menghibahkan tanah ini,” terangnya.

Atas dasar itulah ia merasa mempunyai tanggung jawab memberikan kepastian hukum bagi yang telah menempati tanah tersebut, agar kelak tidak timbul masalah dan juga semoga menjadi amal jariah bagi ayahnya yang bernama Almarhum Sastro Hartono.

Sementara itu Sekretaris Daerah Pasbar Yudesri, mengucapkan terima kasih kepada Letjen TNI Besar Harto Karyawan dan ucapan selamat atas amanah yang diterima sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif). “Kita ikut bangga atas apa yang telah diraih Bapak Letjen TNI Besar Harto Karyawan. Karena bagaimanapun juga, beliau telah mengharumkan nama Pasaman dan Pasaman Barat di kancah Nasional sebagai salah seorang prajurit TNI.

Disampaikannya, terkait tanah seluas 40 hektare tersebut yang akan diwakafkan Letjen TNI Besar Harto Karyawan, tentu itu suatu kebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat, walaupun saat ini belum melihat titik tanah yang dimaksud.

“Alhamdulillah, niat baik jendral dan orang tua untuk mewakafkan tanah kepada pemerintah dan masyarakat kita sambut baik. Dari penuturan beliau kepada kita, tidak ada niat lain terkait tanah wakaf tersebut, murni karena keikhlasan orang tua. Pertemuan saya dengan beliau sungguh suatu yang luar biasa. Pemda akan membantu untuk meluruskan sejarah, sehingga tidak menjadi persoalan di kemudian hari,” tandas Yudesri mengakhiri. (rom)

Next Post

Pemkab Pasaman Jamin Seluruh Warganya Berobat Gratis

Ming Nov 15 , 2020
LUBUKSIKAPING, KP – Pemerintah Kabupaten Pasaman akhirnya menjamin kesehatan seluruh warganya lewat kepesertaan JKN KIS BPJS Kesehatan. Hal itu membuktikan bahwa progres pencapaian Universal Health Coverage (UHC) di kabupaten itu telah mencapai 100 persen. “Alhamdulillah, seluruh warga Pasaman telah dijamin pelayanan kesehatannya dan langsung mendapatkan kartu BPJS saat berobat,” terang Plt. […]