Kepengurusan Pemuda Batak Bersatu Provinsi Sumbar Resmi Dikukuhkan

PADANG, KP – Struktur kepengurusan Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Sumbar periode 2020-2025 resmi dikukuhkan, Sabtu (14/11). Pengukuhan itu berdasarkan mandat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Batak Bersatu (PBB) dan Nomor 067-SM/DPP PBB/X/2020 tanggal 27 Oktober 2020 dan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Batak Bersatu Nomor 083/DPP-PBB SKEP/X/2020 tanggal 11 November 2020 tentang Pengukuhan Dewan Pengurus Daerah Pemuda Batak Bersatu Provinsi Sumbar Periode 2020-2025.

M. Siringoringo selaku penerima surat mandat tersebut menerangkan kehadiran Pemuda Batak Bersatu (PBB) di Sumbar adalah untuk maju bersama satu rasa satu jiwa. “Kita ada di sini untuk bersatu, satu jiwa NKRI harga mati, berbuat yang terbaik dan memberikan kontribusi bagi Sumbar khususnya mendukung kebijakkan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Menurutnya, siapapun yang merasa memiliki darah Batak bisa bergabung dengan PBB selama memiliki sudut pandang dan persepsi yang sama, yakni sama-sama berjuang demi kebaikan dan kebersamaan, menjunjung tinggi sikap toleransi, rasa persatuan dan kesatuan, serta gotong-royong.

Diterangkannya, Pemuda Batak Bersatu (PBB) Sumbar adalah orang-orang atau keluarga berdarah Batak yang hidup, bekerja, dan tinggal di Sumbar. Ia menegaskan, orang Batak yang tinggal di bumi Ranah Minang jangan hanya bisa mencari keuntungan lalu dibawa keluar dari Sumbar.

“Kita tak inginkan hal itu, akan tetapi kita harus bisa berbuat membawa kemajuan bagi Sumbar, saling bergandengan tangan satu sama lain mengawal sekaligus mendorong program pemerintah,” sebut Siringoringo.

Dikatakannya, Pemuda Batak Bersatu (PBB) telah memiliki 20 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat provinsi, 105 DPC tingkat kabupaten/kota, dan 320 Pimpinan Anak Cabang (PAC) di tingkat kecamatan di seluruh Indonesia.

Pada kesempatan itu sekaligus dilakukan sosialisasi tentang AD/RT organisasi, memberikan pemahaman, serta motivasi tentang kegiatan organisasi yang akan di jalankan ke depan.

Sementara, Jongguk Marasi Siagian yang diberi kepercayaan selaku Dewan Kehormatan DPD PBB Sumbar mengajak kepada jajaran pengurus PBB 2020- 2025 agar merangkul seluruh pemuda berdarah Batak dan selalu menjaga kekompakan dan soliditas.

“Jangan ketika Batak Toba mengalami duka, sementara kita Batak Mandailing atau Karo, Simalungun, Pakpak tidak mau turut menyempatkan diri walau sebentar untuk ikut belasungkawa. Di sinilah perananan Pemuda Batak Bersatu (PBB) itu dimulai, mari kita saling sampai-menyampaikan,” katanya.

Ia mewanti-wanti agar jangan sampai ada yang mencatut atau mengatasnamakan etnis Batak maupun organisasi Pemuda Batak Bersatu (PBB) untuk kepentingan pribadi. Namun, ia menegaskan PBB siap mendukung pemikiran dan konsep pembangunan untuk kemajuan daerah.

“Kita ingin organisasi PBB ini berjalan sesuai dengan visi dan misinya, yaitu mempererat tali persaudaraan orang Batak yang memang selama ini dikenal bersatu dan terorganisir. PBB harus dapat merangkul orang Batak dari suku apapun dan ketika ada persolan wajib kita carikan solusinya selama tidak melanggar aturan,” ulas Jongguk Marasi Siagian yang juga merupakan Pemimpin Umum KORAN PADANG ini.

“Percayalah, ketika eksistensi Pemuda Batak Bersatu (PBB) ini solid dan mengambil peran di tengah masyarakat terutama bagi orang Batak yang tinggal di Sumbar, maka tak akan sulit menjadikan PBB sebagai organisasi kemasyarakatan yang dihargai dan disegani di Sumbar,” tambahnya.

Tak hanya itu, ia berpesan agar Pemuda Batak Bersatu (PBB) di Sumbar bisa bepandai-pandai, tahu ‘raso jo pareso’ seperti umumnya ungkapan filosofi bagi masyarakat di Sumatera Barat.

Selain itu, Jongguk Marasi Siagian berharap Pemuda Batak Bersatu bisa menciptakan dan menjadi kader-kader pemimpin bangsa yang berkontribusi bagi bangsa dan negara sehingga menjadi bangsa yang benar-benar toleran, rukun, dan mempunyai semangat gotong-royong tanpa membeda-bedakan suku, agama, dan lainnya.

SEJARAH BERDIRINYA PBB

Pemuda Batak Bersatu (PBB) adalah organisasi kemasyarakatan yang terdiri dari lintas etnis Batak tanpa memandang perbedaan agama dengan keanggotanya berasal dari lintas profesi.

Organisasi ini berawal dari sebuah komunitas kecil orang Batak di seputaran Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat yang diberi nama ‘Satahi Sapartinaonan’ yang artinya satu rasa. Organisasi ini semakin berkembang dan kemudian berubah nama menjadi Paguyuban Pemuda Batak Bersatu. Seiring berjalannya waktu, pada Oktober 2019 Paguyuban Pemuda Batak Bersatu berubah nama menjadi Pemuda Batak Bersatu dengan Ketua Umumnya Lambok Sihombing

Perubahan ini menjadi sejarah baru bagi PBB yang sudah memiliki badan hukum secara resmi akte notaris Nomor 08-10-2019 Sartono, SH., M.Kn dan sudah memiliki SK dari Kementerian Hukum dan HAM RI Nomor AHU-202.AH.02.01 tahun 2012. Sementara untuk Kepengurusan DPD PBB Provinsi Sumbar terdaftar di Kemenkumjam dengan SK Nomor AHU-0010985.AH.01.07 tahun 2019.

Next Post

Imigrasi Padang: Belum Ada Kenaikan Paspor Sejak Umrah Dibuka

Ming Nov 15 , 2020
PADANG, KP – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan belum ada kenaikan pembuatan paspor yang terjadi sejak ibadah umrah dibuka kembali pada 1 November 2020. “Sejauh ini belum ada peningkatan jumlah pembuat paspor sejak Umrah dibuka pada awal November 2020,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I […]