KPU Kabupaten Solok Cetak 273.800 Lembar Surat Suara di Gresik

SOLOK, KP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok sudah melakukan cetak surat suara untuk Pilkada Kabupaten Solok di Gresik, Jawa Timur.

Ketua KPU Kabupaten Solok, Ir. Gadis kepada Koran Padang melalui jaringan teleponnya langsung dari Gresik, Jumat (13/11) menyebutkan, KPU Kabupaten Solok sudah sepakat bersama Bawaslu dan LO masing-masing Paslon untuk melakukan validasi surat suara dan pencetakan di Gresik.


“Kita bersama Bawaslu dan Liaison officer atau LO Paslon sudah sepakat melakukan pembicaraan dan cetak suara di Gresik, termasuk paslon Nomor 4, Iriadi Dt. Tumanggung-Agus Syahdeman. Karena perusahaan di Gresik tersebutlah yang menang tender. Namun LO sendiri tidak tahu di PT apa surat suara dicetak, hal itu untuk menjaga netralitas,” terangnya.

Dijelaskannya, dari jumlah DPT Kabupaten Solok sebanyak 266.66 ribu dan ditambah 2 setengah persen untuk cadangan, sehingga surat suara menjadi 273.800 serta ditambah lagi 2000 untuk pemilihan ulang. Gunanya dicadangkan untuk pemilihan suara ulang, jika ada sangketa Pilkada. Menurutnya hal itu mengacu kepada UU 2010 tahun 2016 tentang Pilkada. Di samping itu sebutnya, hampir seluruh daerah yang ikut Pilkada di Sumbar melakukan cetak suara di Gresik. “Kecuali untuk surat suara calon Gubernur, baru dicetak di Bekasi,” ungkapnya.

Sebelum di Gresik kata dia, KPU Kabupaten Solok bersama LO dan Bawaslu sudah melakukan survei ke Surabaya, Jember dan Gresik. Dan disepakati di Gresiklah surat suara dicetak untuk empat Paslon Bupati Solok. Namun perusahaan apa atau PT apa yang mencetak suara, Ir. Gadis enggan berkomentar. Karena itu rahasia.

Lanjutnya, adapun perwakilan LO Paslon yang ikut validasi surat suara ke Surabaya, Gresik dan Jember pada 11 hingga November. Yakni LO Paslon 1 diwakili Endra Ningsih, LO 2 diwakili Madra Indriawan, LO 3 diwakili Almetrizon, LO 4 diwakili Nafra Fahmi. Serta seluruh komisioner KPU Kabupaten Solok dan Bawaslu.

Sedangkan untuk surat suara Paslon Pilkada Kabupaten Solok kata dia, surat suara dicetak pada 14 hingga 16 November 2020 dan akan sampai di Kabupaten Solok 5 hari kemudian sesudah dicetak. Untuk validasi desain dilakukan setelah disepakati oleh kedua pihak. “Validasi surat suara bersama pasangan calon (Paslon) diperlukan untuk menentukan desain sesuai keputusan KPU,” ulasnya.


lebih lanjut dijelaskannya, hasil validasi penting karena foto paslon yang akan digunakan pada surat suara nanti merupakan foto hasil validasi terakhir yang dilakukan. “Sehingga ketika ada hal yang tidak sesuai menjadi tanggung jawab yang hadir saat ini. Karena mereka yang menandatangani berita acara persetujuan terkait desain surat suara,” pungkasnya. (wan)

Next Post

Kapolres Solok Hadiri Acara Binrohtal Bersama Santri Ponpes M. Natsir Alahan Panjang

Jum Nov 13 , 2020
SOLOK, KP – Kapolres Solok AKBP Azhar Nugroho, Kamis (12/11), menghadiri […]