Kreatif, Siswa SMAN 1 Bonjol Olah Sisa Kain Perca Jadi Bantal Cantik

LUBUKSIKAPING, KP – Situasi Pandemi Covid-19 yang tengah melanda tanah air saat ini tidak mesti menjadi suatu penghalang berarti bagi para Ssiswa di Pasaman, untuk terus mengembangkan kreatifitasnya. Salah satu di antaranya dilakukan Siswi SMAN 1 Bonjol, Feni Deanof Putri yang mengolah sisa-sisa kain perca menjadi Bantal yang disulam seperti Logo Kabupaten Pasaman yang cantik.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala SMAN 1 Bonjol, Nur Azimmi kepada Covesia.com mengatakan, di samping menjadi barang pajangan rumah, karya Siswa Feni Deanof Putri itu juga menorehkan prestasi Juara Umum II dalam lomba peduli lingkungan tingkat Kecamatan Bonjol 20 Oktober 2020.

“Ananda Feni berhasil mengolah limbah lingkungan berupa sisa-sisa kain perca yang disulamnya menjadi sebuah bantal cantik. Dibutuhkan sekitar tiga minggu dalam penyulaman tersebut. Alhamdulillah karyanya berhasil mendapat Juara Umum II se Kecamatan Bonjol dalam lomba peduli lingkungan 20 Oktober 2020,” ungkapnya, Sabtu (31/10).

Di samping itu kata Nur Azimmi, siswanya yang bernama Septina Abelia berhasil mengolah tutup botol menjadi tempat sampah. “Tempat Sampah dari tutup botol karya ananda Septina Abelia ini juga berhasil menorehkan prestasi sebagai Juara Umum I se-Kecamatan Bonjol dalam lomba peduli lingkungan 20 Oktober 2020. Alhamdulillah meskipun di tengah pandemi Covid-19, para siswa tetap bisa diarahkan untuk mengekspresikan kreatifitasnya masing-masing di samping mengentaskan materi belajar,” tambahnya.

Sementara Camat Bonjol, Afnita mengaku sangat mengapresiasi munculnya berbagai karya hasil pengembangan kreatifitas siswa di daerah itu. “Pandemi Covid-19 jangan sampai jadi penghambat kita semua dalam berkarya. Para siswa harus tetap menikmati dan menjalani masa pembelajaran daring ini dengan sebaik-baiknya. Tetap jadi seyogyanya seorang siswa yang disiplin mengerjakan tugas sekolah, menyelesaikan materi pembelajaran dan mencapai target pembelajaran dengan nilai memuaskan,” kata Afnita.

Kemudian Afnita juga meminta kepada para siswa agar lebih memanfaatkan libur panjang untuk memperbanyak aktifitas di rumah sambil mempersiapkan materi belajar siswa. “Kita lihat angka Covid-19 di Sumatra Barat, khususnya Pasaman masih terus tinggi. Maka untuk menghindari terpapar, kami minta untuk memperbanyak aktifitas di sekitar rumah. Sebab langkah pencegahan ini lebih baik daripada nanti ada yang terjangkit,” ulasnya.

Pihaknya juga meminta kepada para siswa untuk saling mengingatkan hal tersebut kepada sesama di lingkungan keluarga masing-masing. “Siswa juga mesti jadi agen penyambung pesan dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungan keluarga masing-masing. Jangan sampai abai protokol kesehatan saat hendak beraktifitas keluar rumah. Apalagi saat ini sudah diterapkan Perda AKB,” tutupnya. (nst)

Next Post

Pjs. Bupati Hansastri Hadiri Tradisi mengambil Ikan Larangan di Sungai Batang Tupang

Ming Nov 1 , 2020
SIMPANGEMPAT, KP – Pjs Bupati Pasaman Barat, Hansastri didampingi Pjs […]