Lapas Muaro Jadikan Gunung Padang Sebagai Tujuan Evakuasi Tsunami

PADANG, KP – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Muaro Padangmenjadikan kawasan Gunung Padang sebagai tujuan evakuasi warga binaan apabila tsunami terjadi.

“Sebagai upaya mitigasi bencana, ketika tsunami terjadi, kami sudah memiliki standar operasional prosedur (SOP) evakuasi dengan titik tujuan Gunung Padang,” kata Kepala Lapas Padang Arimin di Padang, Selasa (17/11).

Pembuatan SOP itu mengingat posisi Lapas Padang berada di bibir pantai, tepatnya Jalan Muara, Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat.Ketika terjadi gempa bumi, kemudian disusul peringatan dini tsunami, warga binaan Lapas Padang langsung dikumpulkan ke lapangan.Selanjutnya, diatur dengan formasi barisan warga binaan diapit pegawai pada sisi kiri dan kanan, dan Kalapas Padang di belakang barisan.Setelah itu, langsung keluar dari Lapas Padang menuju ke titik evakuasi, yaitu Gunung Padang sebagai lokasi ketinggian yang terdekat.

“Kita berharap agar (bencana) tidak terjadi. Kendati demikian, SOP harus terus dimatangkan untuk persiapan,” katanya menjelaskan.

Selain itu, lanjutnya, evakuasi ke kawasan Gunung Padang juga menjadi pilihan karena Lapas Padang tidak mempunyai bangunan shelter.

Ia menerankan pihaknya terus mematangkan SOP sebagai upaya mitigasi, apalagi di bawah bayang-bayang patahan Megathrust Mentawai.”Intinya kami mengusahakan dan menyiapkan langkah terbaik yang bisa dilakukan,” kata Kalapas.

Berdasarkan pendapat para ahli jika terjadi patahan Megathrust Mentawai akan terjadi gempa bumi berkekuatan 8,9 magnitudo.Dalam kurun waktu20 sampai 30 menit akan disusul oleh gelombang tsunami di Kota Padang setinggi 6 hingga 10 meter dengan jarak 2 sampai 5 kilometer.Hal itu juga telah disampaikan Kepala Bidang (Kabid) PK BPBD Provinsi Sumbar Syahrazad Jamil pada diskusi virtual terkait dengan upaya pengurangan risiko bencana, Jumat pekan lalu (13/11). (ant)

Next Post

Cegah Pelanggaran Iklan Kampanye Pilgub di Media

Sel Nov 17 , 2020
PARIAMAN, KP – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pariamanmengoptimalkan pencegahan pelanggaran iklan kampanye di media massa untuk pemilihan gubernur (pilgub) dan wakil gubernur (Wagub) Sumbar. “Ini seiring dengan tahapan iklan kampanye di media massa yang dimulai dari 22 November sampai 5 Desember 2020,” kata Koodinator Divisi Pengawasan Hubungan Masyarakat […]