LEWAT PEMBAHASAN ALOT, Anggaran Pembangunan Jalan Tapus-Sungai Lolo di Pasaman Disetujui

LUBUKSIKAPING, KP – Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sumatra Barat akhirnya mengalokasikan dana pembangunan Jalan Tapus-Sungai Lolo, Kabupaten Pasaman sekitar Rp 5,5 Miliar di tahun 2021 mendatang.

Salah seorang anggota Banggar dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh mengatakan, alokasi dana tersebut terealisasi usai melakukan pembahasan yang alot dengan TAPD Pemprov Sumbar. “Banggar DPRD Sumbar mengadakan rapat maraton dari 19-23 November 2020. Tak kenal hari libur, pembahasan anggaran untuk ditetapkan pada APBD 2021 dilakukan hingga Senin malam (23/11) pukul 23.15 WIB. Alhamdulillah usai melakukan pembahasan yang alot, Banggar dan TAPD menyetujui dialokasikan dana pembangunan Jalan Tapus-Sungai Lolo, Kabupaten Pasaman sekitar Rp5,5 Miliar di tahun 2021 mendatang,” terangnya, Selasa (24/11).

Dalam rapat tersebut kata Rahmat Saleh, salah satu anggota Banggar dari Fraksi PKS mempertanyakan beberapa program strategis infrastruktur. Di antaranya terkait lanjutan pembangunan jalan provinsi Tapus- Muaro Sungai Lolo, Kabupaten Pasaman. “Saya memang terpilih jadi anggota DPRD Sumbar bukan dari dapil Pasaman, tapi saya sudah berkunjung ke Muaro Sungai Lolo 3 kali dalam 6 bulan terakhir. Ada tiga nagari di sana, belum merasakan kemerdekaan seutuhnya karena kondisi jalan sangat parah,” tuturnya.

Kalau hujan lebat kata dia, masyarakat di sana kesulitan melewati jalan dalam beraktifitas sehari-hari. “Guru-guru yang mengajar di SMP dan SMA mapat Tunggul Selatan harus buka sepatu dan mendorong motornya. Begitu juga para petani, susah membawa hasil panennya untuk dijual ke pasar Tapus,” ungkapnya.

Maka atas kondisi keprihatinan itu ia meminta TAPD mengalokasikan dana untuk pembangunan jalan tersebut. “Alhamdulillah anggaran untuk lanjutan jalan tersebut menjadi prioritas dengan dana sebesar Rp5,5 Miliar. Semoga ini bisa membantu masyarakat Pasaman yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan,” katanya.

Sementara Kepala Dinas PUPR Sumbar, Fatol menyampaikan, tahun ini memang tidak ada anggaran pembangunan Jalan Tapus-Sungai Lolo yang bersumber dari pokok-pokok fikiran atau aspirasi anggota DPRD Sumbar setempat. “Maka dari itu kami meminta dukungan Banggar untuk alokasi anggarannya. Setelah pembahasan alot, Banggar dan TAPD menyepakati akan masuk anggaran Rp 5,5 Miliar pada APBD 2021 mendatang,” kata Fatol.

Fatol juga berjanji akan mengajukan DAK sebesar Rp22 Miliar di tahun anggaran 2022 mendatang untuk menyelesaikan pembangunan jalan provinsi Tapus-Sungai Lolo. “Terimakasih pak Rahmat, Alhamdulillah kita akan alokasikan Rp5,5 Miliar pada APBD 2021 dan kita akan ajukan Rp22 Miliar melalui DAK tahun 2022,” ungkapnya.

Direncanakan kata dia, Perda APBD Provinsi Sumatra Barat tahun anggaran 2021 akan disahkan sebelum 30 November 2020. (nst)

Next Post

Bank Nagari Cabang Lubuksikaping 'Warning' Nasabah Bahaya Penipuan Lewat Phising

Sel Nov 24 , 2020
LUBUKSIKAPING, KP – Bank Nagari Cabang Lubuksikaping, Kabupaten Pasaman, meminta […]