Lintas Pasaman – Riau Pantas Dikebut

SUDAH sangat lama tak terdengar kabar tentang kelanjutan pembangunan jalan lintas provinsi Sumbar-Riau. Untung KORAN PADANG terbitan Jumat (13/10) mengekposenya. Karena selama ini tak ada informasi, banyak yang menganggap pembangunan jalan itu tak kunjung jadi. Namun, berkat pemberitaan itu bisa diketahui bahwa jalan itu sudah dibangun meski belum selesai. Untuk itu, syukur alhamdulillah pantas kita ucapkan. Kita berharap jalan provinsi itu cepatselesai. Lebih cepat lebih baik.

Kita sama-sama tahu, potensi ekonomi Pasaman, termasuk Rao dan sekitarnya sungguh luar biasa membanggakan. Irigasi Panti-Rao yang dibangun semasa Pak Harto sangat terasa manfaatnya bagi warga. Ribuan hektare tanah subur di utara Kabupaten Pasaman sudah jadi areal persawahan dan kolam ikan. Produksi beras Rao maupun ikannya memperlihatkan bukti nyata bahwa kepemimpinan Pak Bupati Yusuf Lubis telah membawa perubahan ke arah yang lebih baik bagi masyarakat Pasaman.

Oleh karena itu, pembangunan ruas jalan provinsi antara Rao-Riau perlu terus dimaksimalkan. Sehingga, pemasaran ikan, beras, dan hasil bumi lainnya dari kawasan utara Pasaman ke Riau semakin lancar. Kita berharap jalan kebanggaan ini nantinya beraspal hotmix. Sebab, kondisi terkini jalan itu masih berupa tanah merah.

Kita percaya, keberadaan jalan yang sudah lama diharapkan ini akan memberi dampak yang sangat menggembirakan bagi kelancaran perjalanan bisnis warga Pasaman khususnya dan Sumbar umumnya, ke Riau maupun sebaliknya.

Memang, belum ada kepastiankapan jalan ini ini selesai. Namun kita menaruh harapan besar agar jalan provinsi yang sudah sangat lama didambakan ini segeraselesai pembangunannya. Jangan berlama-lama, mudah-mudahan tahun ini bisa tuntas atau paling lama tahun depan. Insya Allah. *

Next Post

LANJUTAN KASUS PENGEROYOKAN TNI DI BUKITTINGGI, 24 Moge Dibawa ke Polda Sumbar

Jum Nov 13 , 2020
PADANG, KP – Sebanyak 24 motor gede (moge) milik rombongan komunitas Harley Davidson Owner Grup (HOG) Siliwangi Bandung Chapter Indonesia yang terlibat aksi pengeroyokan terhadap dua prajurit TNI di Kota Bukittinggi diserahkan ke Polda Sumbar. Semua kendaraan yang diamankan itu terdiri dari 21 unit sepeda motor Harley Davidson, 2 unit […]