LKAAM Kabupaten Solok Diberi Bimbingan Kapasitas Peningkatan Pengurus

SOLOK, KP – Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Solok, diberi sosialisasi atau bimbingan Kapasitas Peningkatan Pengurus di Emersia Hotel Batusangkar, Rabu (11/11). Acara yang dibuka oleh Bupati Solok H. Gusmal itu, turut dihadiri Kadis Pariwisata Nasripul Romika, Kabag Humas Syofiar Syam, Pengurus LKAAM Kabupaten Solok dan para Pengurus LKAAM Kecamatan se-Kabupaten Solok.

Ketua panitia pelaksana acara, Reflidon Dt. Kayo menyampaikan, kegiatan itu terlaksana dengan anggaran terbatas, sehingga mengundang 14 LKAAM per Kecamatan serta pengurus LKAAM Kabupaten Solok. Diharapkan pengurus LKAAM Kecamatan agar nantinya menyampaikan hasil dari kegiatan sosialisasi peningkatan kapasitas tersebut kepada Kerapatan Adat Nagari (KAN) serta ke pengurus lain.

Kemudian Pengurus LKAAM juga diharapkan membuat draft penyelesaian sengketa adat yang nanti akan ada MoU dengan melibatkan kepolisian, kejaksaan, pemgadilan negeri dan pihak terkait. Sehingga persoalan-persoalan adat dalam nagari bisa diselesaikan di tataran niniak mamak.

Sementara Bupati Solok H. Gusmal yang juga Ketua LKAAM Kabupaten Solok menyampaikan, salah satu misi Kabupaten Solok tahun 2016-2021 poin empat yakni membangun masyarakat sesuai filosofi adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah (ABS-SBK), syarak mangato, adat mamakai. 

“Acara ini bertujuan memperkokoh jati diri individu masyarakat Kabupaten Solok manurut adat salingka nagari, pusako salingka kaum. Penyelesaian sengketa adat harus dilaksanakan secara berjenjang yang termasuk ke dalam program prioritas pembangunan pada point sembilan membangun karakter sesuai filosofi yang didukung oleh pemerintahan nagari serta melalui peran Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau,” paparnya.

Sementara itu jelasnya, tujuan diadakan kegiatan tersebut antara lain agar Pengurus LKAAM memahami tupoksi di setiap wilayah kerja masing-masing. Kemudian LKAAM sebagai perpanjangan tangan dari LKAAM Kabupaten Solok dalam pembinaan adat istiadat ke Kerapatan Adat Nagari (KAN). Selanjutnya Lembaga LKAAM dapat melestarikan dan mengembangkan adat istiadat, nilai budaya sosial masyarakat minangkabau dan adat salingka nagari. Berikutnya pengurus LKAAM dapat memahami terkait alur penyelesaian sengketa adat yang akan ada di nagari, baik melalui musyarawarah di KAN maupun melalui pengadilan negeri. Dan terakhir tersusunnya draft juknis panduan penyelesaian sengketa adat nagari.

“LKAAM satu-satunya organisasi kemasyarakatan hukum adat minangkabau tertinggi yang berpihak pada masyarakat. Sebagai mitra kerja pemerintah wadah koordinasi bagi Kerapatan Adat Nagari yang mempunyai fungsi ‘kusuik kamayalasaian karuah mampajaniah’,” terang Bupati. (wan)

Next Post

ATM Bank Nagari di Pom Bensin Koto Baru Solok Sering Tidak Berfungsi

Kam Nov 12 , 2020
SOLOK, KP – Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Nagari yang berada di ATM Center Pom Bensin Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok milik Bank Pembangunan Daerah atau BPD Sumbar, sering tidak berfungsi.Akibatnya, banyak nasabah kecewa karena ATM itu tidak bisa digunakan untuk transaksi tunai atau mengambil uang. Tragisnya, kondisi […]