Masyarakat Batu Bajanjang Inginkan Lapangan Bola

SOLOK, KP – Sebagai Ibukota Kecamatan Tigo Lurah, Nagari Batu Bajanjang sangat membutuhkan sebuah lapangan sepak bola refresentatif untuk menggelar berbagai kegiatan sekelas Kecamatan. Namun hingga saat ini, di Nagari Batu Bajanjang belum ada lapangan sepakbola, minimal untuk menyalurkan bakat anak-anak nagari Tigo Lurah yang berada jauh dari ibukota Kabupaten Solok.

“Masyarakat dan pemuda Nagari Batu Bajanjang sudah lama mendambakan sebuah lapangan sepak bola, apalagi nagari ini merupakan ibukota kecamatan. Selain itu kamipun dari Tigo Lurah belum pernah menjadi tuan rumah Jambore Pramuka tingkat Kabupaten dikarenakan lokasi untuk itu tidak tersedia,” jelas Walinagari Batu Bajanjang Dahrul Asri, Senin (30/11) di Batu Bajanjang.  

Dijelaskannya, saat ini masyarakat sudah menyediakan lahan di daerah Jirek, Jorong Kampuang Tangah untuk dijadikan lapangan sepak bola. Lokasi tersebut sangat cocok dijadikan lapangan nagari atau kecamatan, karena jaraknya tidak jauh dari Kantor Kecamatan dan SMA Negeri 1 Tigo Lurah. “Daerah kami memang butuh perhatian serius dari Pemerintah Daerah dan juga para anggota dewan, agar kami bisa mengejar tingkat kesejajaran dengan nagari lain di Kabupaten Solok,” tuturnya.

“Pemuda di sini umumnya hobi bermain sepakbola. Namun karena belum adanya lapangan, anak-anak hanya bermain di halaman rumah atau di lahan yang sedikit terbuka,” tambahnya.

Selain lapangan sepak bola kata dia, kebutuhan paling mendesak dibangun adalah jalan utama menuju Ibukota Kecamatan terutama dari gerbang masuk Nagari Garabak Data dan juga jalan yang menghubungkan antar jorong di Batu Bajanjang. “Kondisi jalan utama menuju ibukota kecamatan dari batas Garabak Data menuju nagari kami sungguh memprihatinkan. Pemerintah juga sudah berjanji akan membangun jalur utama dari Nagari Garabak Data menuju Ibukota Kecamatan di Batu Bajanjang. Mudah-mudahan saja tahun 2021 ini bisa terwujud,” harapnya.

Di samping itu, Walinagari Batu Bajanjang Dahrul Asri didampingi Kasi Pemerintahan Mak Juar, Kasi Umum dan Keuangan Nota Indra, Kasi Kesra Damri, Sekretaris Nagari Sabirin dan tokoh masyarakat Zainal, sengaja mengajak KORAN PADANG meninjau lokasi lapangan sepakbola dan melihat kondisi jalan di Batu Bajanjang yang sungguh mempritinkan. Padahal kalau mau jujur, bulan ini usia Kabupaten Solok menginjak 110 tahun, namun beberapa nagari bahkan kecamatan seperti baru berdiri beberapa tahun lalu.

Kemudian Walinagari beserta perangkatnya juga mengajak KORAN PADANG untuk melihat dari dekat kondisi sebuah jembatan yang dilintasi ratusan orang setiap hari di jorong Batu Bagantuang. Yang mana kondisi jembatan tersebut sudah lapuk dan papannya sudah copot. 

“Masyarakat terpaksa memanfaatkan jembatan ini untuk ke ladang atau ke sawah karena tidak ada jembatan lain. Kalau dana nagari yang digunakan untuk membangun jembatan ini, tentu akan habis karena kita memiliki 6 jorong yang kebutuhannya juga sama. Jadi kami berharap dana pokir anggota dewan atau Pemerintah bisa membangun jembatan ini karena sangat vital buat petani,” tukasnya. (wan)

Next Post

Pemkab Solok Diminta Siapkan Database Pariwisata Berbasis Digital

Sen Nov 30 , 2020
SOLOK, KP – Dinas Pariwisata Kabupaten Solok akan menggelar Focus […]