Milenial Minta Nasrul Abit Bangun Sirkuit Balap Motor di Sumbar

BUKITTINGGI, KP – Generasi milenial meminta Calon Gubernur Sumbar Nasrul Abitmembangun sirkuit balap motor di provinsi ini agar anak muda bisa menyalurkan bakat. Permintaan itu terungkap silaturahmi Nasrul Abit bersama milenial Bukittinggi di CK Center Kampung Cino Bukittinggi, Senin malam (9/11).

“Kami sering dipandang sebelah mata, Pak. Kami dicap anak nakal karena balapan di jalan raya. Makanya, kami ingin ada sirkuit di Sumbar untuk kami menyalurkan hobi,” kata Arif mewakili aspirasi milenial di sana.

Arif mengatakan bahwa ia dan kawan-kawannya ingin membuktikan bahwa hobi yang mereka geluti bukan untuk pongah-pongahan di jalan. Mereka kadang-kadang latihan balap di jalan karena tak adanya tempat latihan, sedangkan hasrat untuk balapan selalu muncul. “Bagaimana mau latihan kalau sirkuit balap motor tidak tersedia, Pak. Kami ingin juga ada sirkuit di Sumbar,” ucapnya.

Nasrul Abit mengatakan bahwa salah seorang anaknya juga hobi balap motor. Anaknya itu bahkan punya klub balap motor yang diberi nama Canasta RBRT. Ia salah satu pembinaan klub itu.

“Saya tidak memandang sebelah mata Ananda. Permintaan ananda jadi catatan kami. Saya bertekad bagaimana lahir pembalap bertaraf internasional dari Sumbar ini,” tuturnya disambut tepuk tangan dari melenial.

Nasrul Abit menjelaskan bahwa permintaan untuk membangun sirkuit sangat positif karena bisa membuat generasi muda terhindar dari balap liar di jalan yang berujung pada maut dan kenakalan remaja.

“Saya paham, Ananda. Memang hobi Ananda harus disalurkan dengan tepat. Pembangunan sirkuit akan menjadi catatan kami,” ujarnya.

Sebagai informasi, Aditya Anugrah, pembalap nasional yang meninggal pada 2016 karena ginjal, merupakan pembalap muda yang mengharumkan nama Sumbar di kancah internasional. Aditya mengawali kariernya dari klub asuhan Canasta RBRT.

Berkat kontribusi Nasta Octavian (anak Nasrul Abit), Aditya menjadi pembalap profesional. Dari bukan siapa-siapa, Aditya yang awalnya hanya anak muda yang hobi balap kemudian menjadi pembalap profesional sehingga dapat menghidupi keluarganya.

IC LESTARIKAN TRADISI

Tradisi bakaua adat di Nagari Lubuak Tarok, Kecamatan Lubuak Tarok, Sijunjung masih lestari. Bakaua adat merupakan tradisi turun temurun sebagai ucapan syukur setelah panen hasil pertanian di suatu daerah. Pada acara bakaua di Sijunjung, Senin (9/11), Indra Catri diundang oleh pemangku adat Nagari Lubuak Tarok.

“Alhamdulillah tradisi bakaua masih dipertahankan masyarakat Lubuak Tarok hingga kini. Tradisi seperti ini harus dilestarikan,” kata calon Wakil Gubernur Sumbar itu.

Indra Catri terkesan terhadap kegiatan adat tersebut. Menurutnya, bakaua adat merupakan perwujud antara adat dan syarak sebab di dalamnya terdapat beberapa kegiatan, seperti tahlilan, tarian khas Lubuak Tarok, dan kaul. “Ganggam arek adat jo syarak, ka langik tuah malambuang,” ujarnya.

Indra Catri ingin kegiatan adat seperti itu dilestarikan oleh generasi penerus bangsa. Ia berpendapat bahwa melalui acara adat itu nilai-nilai moral di tengah masyarakat terus hidup. “Ke depan akan kita kemas lebih baik karena kegiatan seperti ini juga harus mendapat perhatian,” ucapnya.

Sementara itu, Pucuk Adat Nagari Lubuak Tarok, Firman Bagindo Tan Ameh, mengatakan bahwa hadirnya Indra Catri dalam kegiatan itu merupakan momentum yang baik untuk sekaligus bersilaturahmi. “Saya menumpangkan harapan besar kepada Indra Catri. Jika terpilih pada Pilgub Sumbar kali ini, semoga persolan adat dan budaya lebih diperhatikan oleh pemerintah,” ujarnya.

Secara hukum, kata Firman, negara sudah mengatur perihal kerajaan, keraton, dan lembaga adat lainnya. Namun, dalam perwujudannya, perhatian terhadap kelestarian adat budaya masih kurang. 

“Hukum ada juga sangat lemah. Kami harap ini menjadi tanggung jawab kita bersama ke depan,” katanya. (bim)

Next Post

HARI PAHLAWAN PENUH MAKNA, Aksi Heroik Harlina Berbuah Penghargaan

Sel Nov 10 , 2020
BUKITTINGGI, KP – Sosok seorang wanita sempat menjadi pembicaraan di media sosial karena aksi heroiknya melerai pengeroyokan terhadap prajurit TNI oleh anggota klub motor gede (moge) Harley Owners Grup (HOG) Siliwangi Bandung Chapter (SBC) di Bukittinggi, beberapa waktu lalu. Diketahui, wanita itu bernama Sri Harlina. Dari rekaman CCTV di depan […]