Pembangunan Terminal Anak Air Capai 81 persen

PADANG, KP – Pembangunan fisik Terminal Tipe A Anak Airdi Kecamatan Koto Tangah telah mencapai 81 persen dan ditargetkan selesai sesuai jadwal pada Desember 2020.

“Sekarang tinggal kusen alumunium kaca, komposit, dan finishing. Akhir tahun selesai dan bisa langsung diujicoba,” kata Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah III Sumbar, Deny Kusdyana saat meninjau pembangunan terminal itu, Jumat lalu (30/10).

Ia mengatakan saat ini pengerjaan terus dikebut dengan melibatkan sekitar 200 orang pekerja yang dibagi menjadi tiga shift sehingga pekerjaan terus berlanjut siang dan malam.Kontraktor juga telah mengakali agar pekerjaan tidak terpengaruh oleh cuaca yang belakangan sering hujan lebat sehingga pekerjaan diyakini akan selesai tepat waktu.

“Kita ditargetkan untuk bisa ujicoba pada Natal dan Tahun Baru 2020 oleh Kementerian Perhubungan. Mudah-mudahan berjalan sesuai jadwal dan selesai tepat waktu,” katanya.

Terminal Anak Air Padang dibangun bertingkat tiga di atas lahan seluas 2,7 hektare. Selain untuk melayani transportasi darat, terminal itu juga dirancang sebagai pusat ekonomi baru dengan menyediakan fasilitas bagi UMKM serta fasilitas umum lainnya.

Deny mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan sosialisasi terkait rencana ujicoba operasional terminal itu pada akhir tahun karena prosesnya akan melibatkan banyak pihak.

“Untuk dapat mengoperasikan Terminal Tipe A Anak Air ini memang perlu dukungan bersama. Selain peran pemerintah daerah yang sangat vital, kami mencoba menggandeng Organda dan pengusaha transportasi,” ujarnya.

Meski pembangunan fisik terminal sudah hampir rampung, namun akses jalan ke dalam terminal masih perlu perluasan. Saat ini jalan yang ada masih amat sempit sehingga rawan tersendat dan macet.

“Kita terus berkomunikasi dengan Pemkot Padang untuk perluasan jalan ini agar operasional terminal benar-benar maksimal,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Prasarana Transportasi Jalan, Ditjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan, M Rizal Wasal mengatakan lantai tiga terminal Anak Air Padang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai pusat kegiatan dan kreatifitas generasi muda.

“Lokasinya luas, pemandangan bagus langsung ke laut Padang. Ini bisa jadi tempat nongkrong baru bagi generasi muda dan keluarga di Padang,” katanya.

KEMENHUB UNDANG INVESTOR KELOLA TERMINAL ANAK AIR PADANG

Kementerian Perhubungan mengundang investor untuk mengelola Terminal Anak Air. “Konsep terminal ini tidak hanya sekadar titik simpul berkumpulnya angkutan darat, tetapi juga untuk membantu pemulihan ekonomi nasional dengan memberi ruang untuk pengembangan usaha,” kata Direktur Prasarana Transportasi Jalan Kementerian Perhubungan, Risal Wasal.

Untuk mendukung konsep itu dibutuhkan investor yang serius untuk mengembangkan area menjadi sentra ekonomi baru. Apalagi lahan terminal juga masih sangat luas untuk dikembangkan jika konsep yang ditawarkan oleh investor dinilai bisa ‘menghidupkan’ area terminal.

“Bangunan terminal type A tersebut terdiri dari tiga lantai. Sangat terbuka untuk dikembangkan sebagai tempat usaha, pusat kegiatan olahraga atau pusat kegiatan kreatif lainnya. Sekarang terminal tidak lagi seperti dulu. Gelap, kotor, bau. Sudah banyak yang menggabungkan fungsi terminal dengan area perkantoran, mal bahkan hotel. Ini pula yang coba kita kembangkan di Padang,”ucapnya.

Ia mengatakan keterlibatan investor dalam pengelolaan terminal akan menguntungkan dua belah pihak. Investor bisa mengembangkan usaha, sementara Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) bisa lebih fokus pada ruang-ruang penyediaan transportasi bagi masyarakat.

Terminal Tipe A Anak Air itu akan menjadi percontohan untuk rencana pembangunan terminal lain di Sumbar, diantaranya di Bukittinggi.Risal menilai Bukittinggi yang merupakan pusat wisata belanja bisa menjadi pertimbangan untuk pengembangan terminal yang digabungkan dengan fungsi wisata belanja bahkan hotel. (ant)

Next Post

Pemko Dukung Pengembangan Kawasan Wisata Bukit Nobita

Ming Nov 1 , 2020
PADANG, KP – Kota Padang kaya akan potensi pariwisata. Seiring berjalannya waktu, potensi wisata yang ada itu satu per satu mulai tergali dan menjadi daya tarik bagi wisatawan.Salah satunya potensi wisata Bukit Nobita yang terletak di kawasan Kampung Jua, Kecamatan Lubuk Begalung. Kini, objek wisata yang menawarkan keindahan alam ini […]