Pemko Padang Beri Kemudahan Berinvestasi

PADANG, KP – Pemko Padang terus berupaya mendorong meningkatnya investasi di kota ini.Berbagai kemudahan pun diberikan Pemko Padang agar para investor mau menanamkan investasinya.Halitu di antaranya kemudahan itu adalah mengeluarkan Perda Nomor 11 Tahun 2009 tentang pemberian insentif dan pemberian kemudahan penanaman modal serta Perwako Nomor106 Tahun 2020 tentang penyelenggaraan perizinan secara elektronik pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Selanjutnya beberapa kebijakan dan saat ini juga sudah ditetapkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang cipta kerja.
“Untuk itu, kita berharapDPMPTSP bisa bekerja lebih baik lagi untuk mendorong percepatan pencapaian visi misi kepala daerah,” harap Plt. Walikota PadangHendri Septa, kemarin.
Dengan adanya dukungan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yang memproses perizinan, maka terjadi peningkatan ekosistem investasi di Kota Padang.
“Semakin mudah proses perizinan, maka semakin banyak pula investasi yang datang. Dengan demikian maka pendapatan daerah akan semakin tinggi. Dampaknya, lapangan pekerjaan akan terbuka dan pertumbuhan ekonomi akan meningkat,”imbuhnya. (MC Padang/June/IrwanRais/Eyv)

WUJUDKAN PELAYANAN PRIMA

Di sisi lain, Hendri Septa mendorong seluruh unit penyelenggara pelayanan publik di Kota Padang untuk segera mengembangkan pelayanan publik yang terintegrasi dengan sistem.Sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses berbagai pelayanan publik, khususnya pelayanan-pelayanan dasar seperti pelayanan perizinan, pelayanan kependudukan dan pelayanan kesehatan.
“Apalagi di masa pandemi Covid-19, kebutuhan pelayanan perizinan berbasis aplikasi yang terintegrasi menjadi yang dibutuhkan masyarakat saat ini,” kata Hendri Septa.
Ia menjelaskan pelayanan publik yang dapat langsung dirasakan oleh masyarakat merupakan wujud nyata dari keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi yang telah dilaksanakan pemerintah.
“Tidak dapat dipungkiri bahwa pelayanan publik bergerak secara dinamis mengikuti perkembangan zaman. Kita sama-sama mengetahui di era digital ini telah mendorong masyarakat sangat bergantung pada teknologi informasi. Sehingga menginginkan segala pengurusan lebih cepat, efektif dan efisien,” tutur Hendri Septa.
Itulah sebabnya, pelaksanaan pelayanan publik dituntut untuk dapat memberikan pelayanan prima.“Meski saat ini penyelenggaraan pelayanan publik masih belum ideal, namun bukan berarti kita pesimis dan pasif. Tiap instansi harus terus berbenah, mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki untuk mewujudkan pelayanan yang prima,” harapnya. (ip)

Next Post

Sejumlah Pelukis Pameran di Transmart

Rab Nov 25 , 2020
PADANG, KP – Puluhan karya lukisan dari seniman di Sumbardipajang […]