PPID Pariaman Masuk Tiga Besar Badan Publik Terinformatif

PARIAMAN, KP – Pj. Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Ahmad Zakri selaku pengarah PPID Kota Pariaman menegaskan,setiap badan publik yang dibiayai pemerintah wajib membuka seluasnya setiap informasi publik kepada masyarakat, sehingga pemerintah dan masyarakat dapat bersama-sama berkolaborasi dalam menentukan kebijakan publik sesuai dengan regulasi yang sudah diatur dalam UU No 14 tahun 2018 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Hal itu disampaikannya ketika melakukan pemaparan Pengelolaan Keterbukaan Informasi Publik untuk kategori Badan Publik kab/kota yang digelar Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), baru-baru ini di salah satu hotel di Padang. 

Sebelumnya, PPID Kota Pariaman ditetapkan KI Sumbar masuk dalam nominasi tiga besar pengelolaan informasi publik terinformatif tingkat provinsi, sehingga diundang untuk melakukan pemaparan pengelolaan keterbukaan Informasi Publik untuk kategori Badan Publik kab/kota.

“Untuk mamenuhi amanat undang-undang tersebut PPID Kota Pariaman berkomitmen untuk mewujudkan Keterbukaan Informasi tersebut dengan melahirkan regulasiberupa Peraturan Walikota (Perwako) Pariaman, menyiapkan anggaran keuangan yang memadai serta meningkatkan kemampuan SDM untuk menyelenggarakan keterbukaan informasi,” kata Ahmad Zakri.

Dalam kolaborasi, PPID Kota Pariaman telah berkolaborasi dengan Pemerintah Pusat dan Komisi Informasi melalui sosialisasi dan penguatan kelembagaan.

Selanjutnya PPID Kota Pariaman juga melakukan banyak inovasi dalam pengelolaanya. “Diantaranya adalah pengembangan website khusus PPID yang terintegrasi dengan seluruh OPD, desa dan kelurahan yang sudah tersedia Daftar Informasi Publik (DIP). Yang terbaru untuk memudahkan akses informasi, PPID Kota Pariaman telah membangun sebuah aplikasi berbasis android untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi, serta mengintegrasikan web PPID dengan sistem lain,” jelasnya.

Ia harapkan pemeringkatan yang dilakukan oleh Komisi Informasi bisa menumbuhkan semangat para pengelolal informasi publik yang ada di Pemerintah Kota Pariaman baik itu PPID Utama danPPID Pembantu yang berada di OPD desa/kelurahan.

Semantara itu Komisioner KI Sumbar, Arif Yumardimenyampaikan, ditetapkannya Kota Pariaman, Kota Bukittinggi dan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) masuk tiga besar nominasi badan publik terinformatif, dikarenakan ketiga daerah ini telah memenuhi persyaratan dan memenuhi kriteria yang dinilai.

“Kita mengharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat memicu kab/kota lain di Sumbar untuk lebih optimal memberikan pelayanan keterbukaan informasi publik, sehingga masyarakat dan pemerintah bisa sama-sama menetukan pilihan langkah dalam menentukan arah pembangunan ke depan,” tutupArif Yumardi. (war/*)

Next Post

HAN 2020, DPPKBP3A Pasbar Gelar Lomba Foto Kreasi Poster

Jum Nov 13 , 2020
SIMPANGEMPAT, KP – Forum Anak Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2020, kendati di tengah pandemi Covid-19. Mereka kreatif dalam melaksanakan lomba foto kreasi poster yang bertemakan Covid-19. Forum anak tersebut mendapatkan apresiasi yang tinggi dari Pemkab Pasbar. Hal tersebut disampaikan Pjs Bupati Pasbar, Hansastridiwakili Asisten II […]