Program Tahfiz Sukses Wujudkan Generasi Penghafal Alquran

LUBUKSIKAPING,KP-Bupati Pasaman, Yusuf Lubis menyebut, kebijakannya tentang pelaksanaan program tahfiz Quran pada jenjang pendidikan SD, SMP/sederajat di Kabupaten itu sukses mewujudkan generasi penghafal Alquran, sejak dilaunching pada 2016 lalu.

“Capaian ini kita peroleh melalui kebijakan pelaksanaan program tahfiz Quran pada jenjang pendidikan SD/MI hingga SMP dan MTs di Pasaman. Ada peningkatan anak usia sekolah yang melek huruf Alquran,” ungkapnya di Lubuksikaping, Rabu (11/11).

Pencapaian tersebut, kata dia, melebihi target yang direncanakan oleh pihaknya, yakni sebesar 96 persen pada tahun ke empat program itu dicanangkan. Dan, berdasarkan hasil perhitungan pihaknya peningkatan anak usia sekolah yang melek huruf Alquran telah mencapai angka 96,7 persen.

“Tujuan program tahfiz Alquran di sekolah-sekolah adalah agar anak bisa membaca Alquran dengan baik dan lancar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid. Karena dengan menghafal Alquran dapat mendorong, membina, dan membimbing anak untuk mencintai Alquran dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Dikatakan, program tahfiz Quran di daerah itu mulai terlihat keberhasilannya. Hal itu dibuktikan dengan semakin banyaknya anak-anak yang sudah banyak hafalan Alquran.

“Kami melihat anak-anak kita sudah bagus, sudah ada yang pintar mengaji, ada juga yang menghafal Alquran sudah sampai hafalan lima juz bahkan lebih,” katanya.

Yusuf Lubis mengingatkan, agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat tetap konsisten mengelola penyelengaraan program tahfiz Alquran di semua satuan pendidikan. Hal ini sebagai wujud visi agamis pemerintah daerah.

“Kita telah menggulirkan dana sebesar Rp3 miliar, khusus untuk pembinaan Tahfiz Alquran di semua satuan pendidikan, seperti SD, MI, SMP dan MTs. Ini dilaksanakan sebagai wujud konsistensi Pemda Pasaman membumikan Alquran di kalangan anak sejak dini,” sebutnya.

Selanjutnya, pada misi keagamaan, kata dia, pihaknya juga telah menyelesaikan pembangunan islamic centre di Lubuksikaping. Keberadaan islamic centre ini akan dimanfaatkan sebagai wadah, sarana dan pusat kegiatan serta kajian agama Islam di daerah itu ke depannya.

“Keberadaan islamic centre ini akan kita gunakan juga untuk menggemakan syiar Islam di Kabupaten Pasaman,” tutupnya.(nst)

Next Post

Pengangguran di Jambi bertambah 22.780 Orang

Rab Nov 11 , 2020
JAMBI, KP – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi dalam setahun terakhir secara absolut mencatat jumlah pengangguran bertambah 22.780 orang.Kepala BPS Jambi, Wahyuddin melalui keterangan resminya yang diterima, Rabu (11/11), mengatakan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga naik sebesar 1,07 persen poin menjadi 5,13 persen pada Agustus 2020 dibandingkan dengan […]