Sebanyak 815 Pelanggar Perda AKB Sudah Ditindak Tegas

LUBUKSIKAPING,KP-Tim Penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Pasaman, sudah menindak sebanyak 815 orang pelanggar Perda Provinsi Sumatera Barat Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) penegakan protokol kesehatan (prokes)  Covid-19.

Ketua Tim Gakkumdu Kabupaten Pasaman, Aan Afrinaldi melalui sekretaris Satpol PP, Asrial mengatakan, ratusan orang itu ditindaknya saat turun melaksanakan penindakan pelanggaran Perda AKB disejumlah tempat didaerah setempat hingga hari ini (kemarin-red).

“Sampai saat ini pelanggar protokol kesehatan yang telah ditindak dan dicatat pada Aplikasi Sipelada Sumbar oleh Tim Gakkumdu penegakan prokes Kabupaten Pasaman berjumlah 815 pelanggar. Para pelanggar kami pakaikan rompi orange dan membersihkan fasilitas umum yang langsung ditonton oleh masyarakat. Ini merupakan sanksi sosial yang di atur dalam Perda AKB bagi pelanggar,” terang ketua Gakkumdu Pasaman, Aan Afrinaldi, melalui Sekretaris Satpol PP, Asrial, Minggu (22/11).

Asrial mengatakan, sasaran operasi penegakan prokes Covid-19 masih para pedagang, dan pengunjung pasar serta pengguna jalan yang melintas di sekitarnya.

“Permasalahan dilapangan masih dijumpai pedagang, pengunjung pasar dan pengguna jalan yang melintas di sekitarnya tidak menerapkan prokes sebagaimana yang diatur dalam Perda Provinsi Sumbar Nomor 6 Tahun 2020 tentang AKB dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. Kemudian banyaknya pengemudi becak motor penumpang yang tidak mematuhi protokol kesehatan terutama pemakaian masker,” katanya.

Pihaknya memberikan sanksi kepada pelanggar sesuai Perda 6/2020 berupa sanksi kerja sosial dengan memakaikan rompi orange.

“Sebelum menjalankan sanksi, pelanggar menandatangani dokumen bukti pelanggaran dan mengenakan rompi khusus pelanggar protokol kesehatan. Kepada pelanggar diberikan arahan pentingnya kepatuhan terhadap protokol kesehatan oleh pejabat pendamping. Ada juga pelanggar yang tidak bersedia melaksanakan kerja sosial di ganti dengan denda sebesar Rp 100 ribu,” katanya.

Pihaknya bersama tim Gakkumdu kata dia bakal terus melakukan penindakan bagi para pelanggar Perda AKB di seluruh daerah di Pasaman guna mencegah awal penyebaran Covid-19.

“Akan terus kita lakukan bersama tim Gakkumdu hingga Desember 2020 ini. Karena ini juga sesuai perintah Bupati Pasaman. Semoga dengan langkah ini bisa memberikan kesadaran bagi masyarakat dan bisa menekan angka Covid-19,” katanya.

Selama operasi kata dia seluruh pelanggar bersedia melakukan sanksi sosial dan tidak ada pengenaan denda kepada pelanggar.

“Operasi dilaksanakan pada titik tertentu dengan pertimbangan tersedianya tempat parkir yang cukup luas sehingga tidak menimbulkan kemacetan dan hambatan terhadap arus lalu lintas,” tutupnya.(nst)

Next Post

Ekie Nofrismond Sy Resmi Jabat Sekretaris Nagari Durian Tinggi

Ming Nov 22 , 2020
LUBUKSIKAPING,KP-Wali Nagari Durian Tinggi, Richa Afandy S secara resmi melantik Ekie Noprismondsebagai Sekretaris Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Lubuksikaping, Kabupaten Pasaman. Pelantikan itu bertempat di Aula Nagari Durian Tinggi setempat, Jumat(20/11). Wali Nagari Durian Tinggi Richa Afandy menyampaikan, sebelum dilantik menjadi Sekretaris Nagari Durian Tinggi, Ekie Noprismondtelah mengikuti beberapa tahap. Mulai […]