Spesialis Pengupak Rumah Ditembak Polisi

PADANG, KP – Jajaran Opsnal Satreskrim Polresta Padang meringkus seorang pria yang disebut polisi sebagai pencuri spesialis ‘pengupak’ rumah. Pelaku berinisial EF (30 tahun) itu ditangkap di kediamannya di kawasan Air Camar, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sabtu malam (28/11) sekitar pukul 22.00 WIB.

Pelaku yang merupakan seorang pengangguran itu melawan saat ditangkap. Sehingga polisi terpaksa melumpuhkannya dengan timah panas alias ditembak di bagian kakinya.

Kasat Reskrim Polresta PadangKompol Rico Fernanda mengatakanpelaku dilaporkan telah mengupak sebuah rumah di Jalan Aur Duri, Kelurahan Parak Gadang Timur, Kecamatan Padang Timur. Laporan korban berinisial RAS (38 tahun) tercatat dengan nomorLP/236/B/XI/ 2020/Sektor Padang Timur, tertanggal 28 November 2020.

“Pencurian itu terjadi Sabtu silam (31/10). Pelaku mencuri barang berharga korban dengan cara mengupak jendela rumah korban,” ujar Rico dikutip dari Padangkita.com, Minggu (29/11).

Ia menyebutperistiwa pencurian ini bermula sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu pelaku berputar-putar di kawasan Aur Duriuntuk mencari sasaran.Setelah itu, pelaku melihat rumah korban dalam keadaan sepi dan kemudian pelaku mendekati rumah korban sambil melihat situasi rumah korban.Merasa cukup aman, pelaku mendekati jendela rumah korban dan mengeluarkan sebuah obeng yang sudah dipersiapkannya dari rumah untuk mengupak jendela rumah korban.Setelah berhasil, korban memasuki rumah tersebut dan menggasak barang berharga milik korban berupa tiga unit handphone dan uang tunai sebesar Rp2 juta.

“Berdasarkan laporan dari korban dan informasi dari warga, kita berhasil meringkus pelaku di kediamannya. Tapi saat tim kita melakukan penangkapan, pelaku melawan dan mencoba melarikan diri sehingga harus dilumpuhkan dengan timah panas,” terang Rico.

Setelah berhasil diamankan, lanjutnya, polisi menggelandang pelaku ke RS Bhayangkara untuk mendapatperawatan atas luma tembak pada kakinya kemudian dibawa ke Mapolresta Padang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari tangan pelaku polisi menyita satu unit handphone merek Xiaomi beserta kotaknya yang diduga barang hasil curian. Berdasarkan hasil interogasi polisi, pelaku mengaku telah melakukan pencurian di tiga lokasi lainnya di Kota Padang selama bulan November 2020.Lokasi pertama, pelaku melakukan pencurian di kawasan Aur Duri dengan barang bukti satu unit handphone yang telah dijual seharga Rp600.000. Kemudian di kawasan Air Camar dengan barang bukti satu unit handphone dan satu buah jam tangan yang telah dijual dengan harga Rp600.000.

“Satu TKP lagi yakni di kawasan Aur Duri dengan barang bukti satu handphone dan dijual seharga Rp1,2 juta. Semua barang hasil curiannya dijual ke seorang pria yang biasa ia panggil Kalek,” tutup Rico. (pkt)

Next Post

APBD BUKITTINGGI 2021 DISEPAKATI, Pendapatan Daerah Ditarget Rp648 Miliar Lebih

Sen Nov 30 , 2020
BUKITTINGGI, KP – DPRD bersama Pemko Bukittinggi menyetujui APBD tahun […]