SUDAH DIPERINGATI TAPI MEMBANDEL, Polisi Bubarkan Dua Pesta Pernikahan

PADANG, KP – Dua pesta pernikahan di Kota Padangterpaksa dibubarkan oleh petugas kepolisan, Sabtu lalu (28/11).Sebab, pesta pernikahan itu diselenggaran tanpa izinditengah pandemi covid-19. Hal itu melanggar Surat Edaran Walikota Padang tentang larangan penyelenggaraan pesta pernikahan.
Kapolsek Lubuk Begalung AKP Andi P Lorena mengatakansebelumnya anggota kepolisian melalui Bhabinkhamtibmassudah memberitahu kepada penyelenggara bahwa tidak diizinkan melaksanakan kegiatan yang menyebabkan kerumunan. Sayangnya, hal itu tidak diindahkan oleh penyelenggara.
“Pada hari Kamis (26/11) kami sudah menyampaikan kepada penyelenggara untuk tidak mengadakan pesta.Hal ini sudah dipahami oleh penyelenggara. Namun, pada hari Sabtu ternyata mereka tetap mengadakan pesta. Jadi terpaksa kita bubarkan,” ujar Andi,kemarin.
Pembubaran itu dilaksanakan pada Sabtu pagi (28/11) di dua tempat, yaitu di daerah Batung Taba dan Gurun Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung.Saat polisi datang, tamu sudah mulai berdatangan.
“Untuk tamu yang sudah datang ini kami biarkan mereka makan terlebih dahulu, setelah itu baru kami minta atribut pesta dibuka.Kami tunggu sampai semuanya selesai, baru kami pergi,” ujar Andi, dilansir kompas.com.
Sebelum siang, pihak kepolisian sudah membubarkan pesta di dua tempat itu untuk menghindari tamu yang semakin banyak berdatangan.Pembubaran pesta pernikahan oleh Polsek Lubuk Begalung ini sejalan dengan surat edaran wali kota Padang tentang larangan penyelenggaraan pesta pernikahan yang mulai berlaku sejak 9 November.
“Pihak penyelenggara sempat berdalih karena sudah membayar uang sewa tenda, pelaminan, dan musik. Namun, kami tetap meminta mereka untuk membubarkan karena kondisi saat ini yang pandemi.”Tidak hanya di Padang yang dilarang berkerumun, bahkan di dunia melarang adanya kerumunan,”tukasnya. (kcm)

Next Post

Unand Juara II Kompetisi Aset Manager

Sen Nov 30 , 2020
PADANG, KP – Universitas Andalas (Unand) meraih juara II dalam […]