SUDAH TERPARKIR TIGA TAHUN, Satlantas Polres Pasaman Persilahkan Pemilik Ambil BB Ranmor yang Disita

LUBUKSIKAPING, KP – Satuan Lalu Iintas (Satlantas) Polres Kabupaten Pasaman mempersilahkan pemilik kendaraan bermotor untuk mengambil kendaraan yang sudah tiga tahun terparkir di Mako lantas setempat.

Kapolres Pasaman, AKBP Dedi Nur Andriansyah melalui Kasatlantas AKP Bezaliel Mendrofa mengatakan, pengumuman itu sudah kali kedua dilakukan kepada pemilik ranmor yang disita tersebut. “Terdapat 15 unit Barang Bukti (BB) Ranmor yang berada di Sat-Lantas Polres Pasaman merupakan kendaraan bermotor terjaring razia serta terlibat laka lantas di wilayah hukum Polres Pasaman. Terparkir semenjak tiga tahun lampau hingga saat ini tidak ada kabar dari para pemiliknya,” terangnya, Kamis (12/11).

Dari 15 unit kendaraan tanpa kabar itu kata AKP Mendrofa, 9 unit di antaranya merupakan kendaraan terjaring razia ketertiban lalu lintas. “Kemudian 6 unit kendaraan terlibat laka lantas dari berbagai merek sepeda motor. Kendaraan roda dua tanpa kabar tersebut sudah berada satu tahun, bahkan ada yang tiga tahun parkir di Sat-Lantas Polres Pasaman. Untuk itu kami minta pemilik untuk segera mengambilnya,” ungkapnya.

Kemudian dia juga menjelaskan, 15 kendaraan tanpa kabar dari pemiliknya itu semuanya kendaraan tanpa TNKB. Sebagian ada yang nomor rangka dan mesinnya jelas sebagian ada juga yang sudah pudar atau tidak terbaca lagi. “Jajaran Sat-Lantas Polres Pasaman mengimbau kepada masyarakat pemilik kendaraan bermotor yang berada di Sat lantas Polres Pasaman, terutama pemilik kendaraan yang perkara kasusnya telah selesai, silahkan menjemput kendaraan bermotor mereka dengan memperlihatkan bukti tanda kepemilikan lengkap dan sah menurut hukum,” tuturnya.

Namun kata dia, jika dalam kurun waktu dua bulan ke depan tidak juga ada kabar dari para pemilik kendaraan, maka Satlantas Polres Pasaman akan berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan untuk tindakan pemusnahan atau pelelangan. “Terkait pemusnahan ataupun pelelangan, kekuatan hukumnya telah kita koordinasikan dengan Sat-Lantas Polda Sumbar. Bahwa, Mako Sat-Lantas bukanlah tempat parkir Barang Bukti (BB) untuk waktu yang sangat lama,” katanya.

Untuk prosedur pemusnahannya kata dia, pihaknya meminta penetapan status Barang Bukti (BB) dari pengadilan dan mengkoordinasikan dengan kejaksaan untuk pelelangan. “Selanjutnya melakukan koordinasi dengan Dishub Pasaman, apakah layak atau tidak kendaraan tersebut digunakan di jalan raya. Serta berkoordinasi dengan Disperindag Pasaman untuk mengetahui apakah ada nilai jual kendaraan tersebut. Apabila, bisa dilelang maka akan disesuaikan dengan harga jual barang bukti kendaraan tersebut. Terakhir, apabila dilakukan pemusnahan nantinya, maka akan dilakukan dengan mesin las,” tutupnya. (nst)

Next Post

Jalan Lintas Rumbai Pasaman-Riau Rawan Longsor, Warga Diminta Hati-hati Saat Melintas

Kam Nov 12 , 2020
LUBUKSIKAPING, KP – Kondisi jalan di Jorong Rumbai, Nagari Muaro Tais, Kecamatan Mapattunggul, Kabupaten Pasaman, rawan longsor terutama di saat musim penghujan tiba. Apalagi lokasinya yang dikelilingi bukit-bukit. Salah seorang warga setempat, Yulisman mengatakan, jalan lintas provinsi yang menghubungkan Kabupaten Pasaman dan provinsi Riau tersebut, saat ini kondisinya sangat licin […]