Tim KP3 Tanahdatar Lakukan Rapat Koordinasi Terkait Pendistribusian Pupuk

BATUSANGKAR, KP – Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Tanahdatar lakukan rapat koordinasi terkait pendistribusian pupuk dan obat-obatan pertanian kepada petani, Jumat (27/11) di Aula Eksekutif kantor bupati setempat.


Staf Ahli Bupati Bidang Ekobang, Nusyirwan mengatakan, kegiatan pengawasan sangat  penting. “Dengan adanya pengawasan yang komprehensif, maka pupuk dan pestisida yang beredar di tengah masyarakat dapat terjamin kuantitas dan kualitasnya,” ucap Nusyirwan mewakili bupati.

Lebih lanjut Nusyirwan menyampaikan, pemberian pupuk bersubsidi bertujuan untuk melindungi petani dari kebijakan harga pupuk dunia, sehingga petani dapat membeli pupuk sesuai kebutuhan dan kemampuan dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi /HET yang ditetapkan pemerintah.

“Untuk pengawasan, penyediaan dan pendistribusian khusus pupuk subsidi nanti ke lapangan harus berpedoman pada 7 tepat, yaitu tepat jenisnya, tepat jumlahnya, tepat mutunya, tepat waktu pendistribusiannya, tepat sasarannya dan tepat harganya. Maka perlu pengamanan dan pengawasan secara terkoordinasi dan komprensif oleh Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3),” pesannya.

Sementara Kepala Bagian Perekonomian, Masni Yuletri mengatakan, kelangkaan pupuk saat ini menjadi isu strategis dan perlu kajian mendalam agar petani tidak menjerit dengan langkanya kebutuhan yang mendasar bagi petani tersebut. pihaknya berharap agar semua tim di lapangan punya pandangan sama terkait persoalan di lapangan, sehingga tidak ada persoalan yang timbul dan pendistribusian pupuk kepada petani terawasi dengan baik.


Terkait SK Tim KP3 kata dia, saat ini masih diberlakukan SK tim tahun sebelumnya, sehingga tim sudah dapat turun ke lapangan untuk mengawasi pendustribusian pupuk di beberapa sampel dari 127 kios pupuk yang tersebar di 75 nagari. “Untuk turun ke lapangan, tim akan dibagi dan akan mengawasi masing-masing tiga kecamatan,” ungkapnya.


Sementara itu Kepala Dinas Pertanian, Yulfiardi mengatakan, setiap tahun ada pengurangan jatah subsidi untuk pupuk. Sedangkan kebutuhan teknis dan alokasi pupuk bersubsidi tahun 2020 seperti Urea 13.640 ton dialokasikan hanya 5.400 ton, ZA 5.108 ton dialokasikan 1.300 ton, SP-36 7.147 ton dialokasikan 1.559 ton, NPK 14.510 ton dialokasikan 5.748 ton dan petroganik 9.564 ton dialokasikan 1.389 ton. Kemudian untuk harga perkilonya, Pupuk Urea Rp 1.800, ZA Rp 1.400, SP-36 Rp 2.000, NPK Rp 2.300 dan Petroganik Rp 500.


Yulfiardi juga mengatakan, penyaluran pupuk urea bersubsidi hingga Oktober 2020 di 14 kecamatan dengan total kuota 5.400 ton, terealisasi sekitar 4.526 ton dan masih tersisa 874 ton atau sebesar 83,81 persen. “Tahun 2021 nanti pengambilan pupuk bersubsidi di kios-kios akan menggunakan kartu tani dan pengentrian sudah dilakukan dinas dan kartu tani ini akan dikeluarkan Bank Mandiri. Ini sesuai ketentuan Pemerintah Pusat, karena program pemerintah jadi tidak ada biaya atau pungutan dari pihak bank,” terangnya.


Ditambahkannya, dari 127 kios yang ada, baru 75 yang sudah menggunakan sistem kartu tani. Dari entri data yang sudah dilakukan sejak tahun 2019, hingga saat ini sudah terentri sebanyak 32.632 kartu tani petani. “Selain itu untuk mengatasi kelangkaan pupuk kita juga punya kelompok unit pengelolaan pupuk organik (UPO) sebanyak 27 kelompok yang memproduksi pupuk organik, namun itu juga masih belum termanfaatkan dengan baik,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Yusnen selaku Tim KP3 berharap dalam pengawasan pendistribusian pupuk itu harus dipersiapkan secara matang, mengingat banyak juga agenda lain yang akan diikuti seperti halnya Pilkada serentak dan agenda daerah lainnya. Terkait soal kartu, Yusnen berharap pemanfaatannya juga harus sesuai ketentuan dan pemakaiannya juga pada kios-kios yang sudah ditentukan di masing-masing kecamatan. (nas)

Next Post

Pengurus Ranting PPP Tanahdatar 2016-2021 Resmi Dikukuhkan

Sen Nov 30 , 2020
BATUSANGKAR, KP – Pengurus Ranting Partai Persatuan Pembangunan (PPP) se-Kabupaten Tanahdatar masa bakti 2016-2021 resmi dikukuhkan, Senin (30/11). Prosesi pengukuhan ditandai dengan pengucapan janji jabatan yang dipimpin Ketua DPC PPP Tanahdatar Yalvema Jurin, bersama Sekretaris Muharman dan Bendahara, Arianto. Turut hadir menyaksikan pengukuhan pengurus tersebut, Calon Bupati dan Wakil Bupati […]