Viral, Mobil Avanza Ditukar dengan Keladi

KEDIRI, KP – Viral di media sosial seorang kolektor tanaman hias menukarkan satu unit mobil Toyota Avanza dengan tanaman jenis Pilo (Pilodendro), dan Keladi (Calladium). Peristiwa ini terjadi di Desa Doko, Kecamatan Ngasem, Kediri, Jawa Timur.
Dari video tersebuttampak pembeli yang menukarkan mobilnya dengan tanaman hias tersebut melakukan persetujuan. “Deal, sebuah unit Avanza tukar dengan Pilo dan Calladium,” ucap seseorang dalam video tersebut.
Banyak netizen yang terkejut dengan keputusan sang pemilik mobil. Video itupun dibanjiri oleh komentar-komentar netizen, dari yang serius sampai yang lucu-lucu. “Pak, jaga mobil kita itu, mana tau dibarter mama nanti sama bunga,” ujar akun @annabukanana.
Netizen lainnya juga berkomentar lucu. “Suruh mamakku gini jugalah, lumayan dapat mobil, sisa bunga keladinya juga masi banyak,” tulis akun @dayhayaen.
Terkait benar atau tidaknya video tersebut, namun saat ini harga tanaman hias memang tengah melonjak. Sejak pandemi covid-19, tanaman hias memang menjadi populer hingga beberapa jenis di antaranya memiliki harga yang fantastis dan bahkan di luar nalar.
Sebelumnya ada tanaman hias Aglonema, Monstera adansonii variegated alias ‘janda bolong’ yang tembus Rp85juta. Bahkan ada ‘janda bolong’ yang dibanderol hingga harga ratusan juta rupiah.
Greg Hambali, ‘Bapak Aglonema’ Indonesia bahkan pernah menjual aglonema seharga Rp660 juta untuk satu pohonnya di sebuah pelelangan ketika booming aglonema tahun 2006 silam.
“Pertama, harus cantik dulu dan kemudian tahan banting,” ungkap Greg Hambali, dilansir CNNIndonesia.com, Senin (16/11).
“Makin banyak orang yang mau, semakin tinggi pula harganya. Jadi harga yang menentukan pohon itu jatuh ke tangan siapa yang berani beli, kemudian tidak susah dikembangbiakan,” ujar Greg.
Selain gara-gara pandemi, ada beberapa alasan tanaman hias harganya selangit.Kelangkaan, pegiat atau kolektor tanaman hias bisa dipastikan ingin memiliki tanaman yang terbilang langka. Kasus ini bisa ditemui pada tanaman Monstera obliqua (janda bolong). Berikutnya adalah pembiakan, tanaman hias secara khusus dikawinkan untuk memperoleh keunggulan tertentu. Pembiakan atau persilangan ini menjadi kunci hasil anakan yang berbeda.
“Apalagi kalau pertama kali muncul, (kalau) tipe itu pertama kali, akan banyak orang mau. Akhirnya diperebutkan dan harganya melambung,” kata Greg Hambali.
Selanjutnya adalah fakgor variegasi. Tanaman yang menyandang nama ‘variegated’ mengalami mutasi genetik sehingga kekurangan klorofil. Kondisi ‘cacat’ ini justru menjadikan tanaman istimewa. Semburat putih atau kuning pucat tampak indah, kontras dengan warna daun yang sejatinya hijau.
Variegasi akan berbeda pada tiap tanaman. Ada variegasi yang berbentuk ‘marble’ atau warna putih yang tercampur acak dengan warna hijau. Kemudian ada pula yang setengah daun berwarna putih atau kuning pucat dan disebut ‘half moon’.
Dan yang tak kalah penting tentu saja kecantikan. Salah satu alasan orang ingin memiliki tanaman hias adalah karena kecantikannya yang indah dipandang mata. Selain itu, bentuk yang unik serta tak biasa juga menjadi salah satu alasan harga tanaman hias jadi mahal sehingga bisa tanaman hias dibarter dengan mobil. (cnn)

Next Post

Tak Satupun Anggota DPRD Sumbar Tolak Konversi Bank Nagari Menjadi Syariah

Sen Nov 16 , 2020
PADANG, KP- Ketua DPRD(DPRD) Provinsi SumbarSupardi menegaskan tidak ada satupun […]