2021 Mendatang, Satu Kecamatan dengan 2 Kampung KB

PADANG, KP – Di tahun-tahun sebelumnya, Pemko Padang mencanangkan satu Kampung Keluarga Berkualitas (KB) satu kecamatan. Namun, pada tahun 2021 mendatang satu kecamatan dengan 2 Kampung KB. Tak hanya itu, bila sebelumnya program KB fokus pada Pasangan Usia Subur (PUS) namun kini pada peningkatan kualitas keluarga.

Untuk mewujudkan hal itu, Pemko Padang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang mempersiapkan Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan sub PPKBD yang menjadi ujung tombak program Kampung KB atau kini diganti dengan nama Bangga Kencana.

“Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) merupakan wujud dari pelaksanaan agenda prioritas pembangunan nawacita ke-3,5 dan 8. Seperti pada nawacita ke-3 membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dari desa dalam kerangka negara kesatuan,” sebut Plt Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Padang, Endrizal dalam bimtek Kampung KB yang dilaksanakan di salah satu hotel berbintang di Kota Padang, Kamis (3/12).

Disebutkannya, indikator keberhasilan Kampung KB bukan hanya peningkatan capaian KB saja, melainkan juga capaian bidang lain seperti kesehatan, sosial, ekonomi serta pendidikan perlu peran banyak pihak untuk mewujudkannya, salah satunya melalui PPKBD dan sub PPKBD. Para kader mempunyai peran yang sangat penting. 

Disamping itu, PPKBD dan Sub PPKBD adalah ujung tombak program bangga kencana mewujudkan upaya pemerintah melaksanakan kebijakan pembangunan melalui peningkatan kualitas penduduk. Itu diukur peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga melalui aspek pengendalian penduduk dan keluarga berencana.

Bimtek tersebut bertujuan untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan keterampilan PPKBD dan Sub PPKBD tentang kampung KB berkualitas. Lalu, untuk memotivasi PPKBD dan SUB PPKBD dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Peserta Bimtek sebanyak 115 orang terdiri dari koordinator Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) 11 kecamatan dan PPKBD dan sub PPKBD dari 104 kelurahan. Bimtek tersebut berlangsung selama 2 hari yang terdiri dari 2 angkatan.

Ditambahkannya, materi Bimtek Kampung KB percepatan penurunan stunting melalui 1000 hari pertama kehidupan, pembentukan Kampung KB, tugas dan fungsi PPKBD dan Sub PPKBD. (nda)

Next Post

Madra Indriawan Resmi Dilantik Jadi PAW DPRD Kabupaten Solok

Kam Des 3 , 2020
SOLOK, KP – Madra Indriawan akhirnya dilantik menjadi Pengganti Antar […]