70 Hari Jabat Pjs Walikota Bukittinggi, Zaenuddin Pamit

BUKITTINGGI KP – Setelah masa tugasnya sebagai penjabat sementara (Pjs) Walikota Bukittinggi berakhir pada 5 Desember 2020,Zaenuddin akhirnya berpamitan.

Selanjutnya jabatan Walikota Bukittinggi dikembalikan kepada Ramlan Nurmatias, yang sebelumnya melaksanakan cuti diluar tanggungan negara karena mencalonkan diri pada Pilkada Kota Bukittinggi.

Acara perpisahan yang berlangsung sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut dilaksanakan di Balairung rumah dinas walikota Belakang Balok Bukittinggi, Jumat (4/12) malam. Hadir Sekretaris Daerah, Asisten, dan Kepala SKPD serta kepala Bank Nagari Bukittinggi.

Zaenuddin didampingi isterimengucapkan terima kasih kepada kepala SKPD dan jajaran Pemko Bukittinggi yang telah menerimanya dengan baik selama melaksanakan tugas sebagai penjabat sementara (pjs) Walikota dan sekaligus mohon maaf apabila ada kesalahan dalam pelaksanaan tugas.

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan kerjasama yang terjalin selama kami melaksanakan tugas di Pemko Bukittinggi ini, berkat dukungan bapak dan ibuk selama 70 hari ini Alhamdulillah semua berjalan dalam kondisi yang kondusif, namun sebagai manusia biasa tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan untuk itu pada kesempatan ini perkenankanlah kami sekeluarga untuk menyampaikan permohonan maaf yang sebesar – besarnya,” ujar Zaenuddin.

Zaenuddin pun berharap silahturahmi yang terjalin selama ini dengan baik jangan berakhir sampai malam ini (kemarin-red) saja, namun agar terjalin seterusnya dan beliau juga berpesan kepada seluruh perangkat daerah untuk bersikap netral dalam menghadapi Pilkada yang akan digelar pada 9 Desember 2020 ini serta selalu menerapkan protokol kesehatan guna penanggulangan pencegahan penularan Covid-19 dengan menerapkan 3M (mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker).

Sementara itu Sekretaris Daerah Bukittinggi, Yuen Karnova juga menyampaikan terima kasih dan ucapan permintaan maaf apabla ada yang salah sebagai staf. “Kami doakan bapak dan ibu sukses bertugas di Padang, kalau ada hal yang baik silahkan dibawa ke Padang dan kalau ada hal yang jelek mohon ditinggalkan,”ungkapnya.

Acara perpisahan yang sederhana tersebut diakhiri dengan pemberian cendramata Sekretaris Daerah Yuen Karnova kepada zaenuddin dan isteri.(eds)

Next Post

Plt. Walikota Pariaman Launching Program RCCE

Ming Des 6 , 2020
PARIAMAN, KP – Plt. Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin me-Launching Program Risk Communication Comunity Engagement (RCCE) atau Program Sosialisasi dan Edukasi pencegahan Covid-19 kepada masyarakat Kota Pariaman, Jumat (4/12). Program ini kerjasama MCCC Kota Pariaman dengan UNICEF dan USAID dan Pemko Pariaman dalam pencegahan penularan Covid-19 yang masih luar biasa menghantui […]