Atasi Masalah Sampah, DLH Tambah 29 Kontainer

PADANG, KP – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang akan menambah 29 kontainer pada tahun 2021 untuk mengatasi masalah sampah yang bertebaran di beberapa Tempat Pembuangan Sementara (TPS) akibat kontainer yang ada sudah tidak mampu menampung jumlah sampah dari masyarakat.
“Kami akan menambah 29 kontainer lagi karena adanya penambahan anggaran kontainer pada 2021,” Kata Kepala DLH Kota Padang, Mairizon,kemarin.
Menurutnya, sebenarnya DLH membutuhkan tambahan 59 kontainer untuk pengelolaan sampah dan tahun depan baru bisa menambah sebanyak 29 kontainer dulu.Dari jumlah kontainer yang ada saat ini sekitar 100 lebih dinilai masih belum mampu menampung semua sampah masyarakat yang ada di Kota Padang setiap harinya.
“Sekarang ini kami mempunyai sekitar 100 kontainer namun dengan jumlah total sampah hampir 600 ton yang dihasilkan masyarakat Kota Padang per harinya maka jumlah kontainer yang ada saat ini masih kurang,” tambahnya.
Dijelaskannya, dari 600 ton sampah per hari yang dihasilkan masyarakat Kota Padang hanya 500 ton lebih yang sampai ke TPA dan sisanya belum terkelola. Ada yang kemudian dibuang oleh masyarakat ke sungai atau drainase. Salah satu TPS yang tidak mampu lagi menampung sampah masyarakat dengan satu kontainer adalah yang berlokasi di dekat Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam sehingga sampah bertebaran.
“Di Tunggul Hitam masyarakatnya banyak namun hanya ada satu kontainer jadi kami akan letakkan satu kontainer lagi dekat pemakaman itu,”ujarnya.
Menurut dia, sebenarnya konsep pengelolaan sampah itu sebaiknya didahulukan pengurangan barulah dilakukan penanganan karena jika konsep pengurangan tidak terlaksana dengan baik maka sekitar lima hingga delapan tahun lagi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Air Dingin akan penuh.
Untuk pengelolaan sampah, DLH juga menambah beberapa armada pengangkut sampah untuk tahun ini seperti tiga truk ambrol, dua mobil pickup, dan 68 becak motor (betor).
“Betor tersebut diserahkan ke masing-masing kelurahan untuk digunakan oleh masyarakat agar mereka berpartisipasi dalam pengelolaan lingkungan dengan membawa sampah dari rumah tangga ke TPS, setelah dari TPS barulah armada DLH yang membawa ke TPA Air Dingin,” katanya.
Selama pandemi, ujar Mairizon, jumlah sampah yang dihasilkan masyarakat Kota Padang menurun sebanyak 50 ton hingga 70 ton setiap harinya. (ant)

Next Post

Pemko Padang Bolehkan Warga Gelar Pesta Pernikahan

Jum Des 4 , 2020
PADANG, KP – Pemko Padang telah memperbolehkan warganya untuk menggelar […]