Bupati Pasaman Ikuti Rakor Terbatas Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi

LUBUKSIKAPING,KP-Bupati Pasaman, H.Yusuf Lubis didampingi Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Kominfo Pasaman mengikuti Rapat Koordinasi Terbatas Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) secara Virtual melalui aplikasi Zoom Meeting.

“Rapat Koordinasi Terbatas dilaksanakan berdasarkan Surat Kepala Sekretariat Presiden Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia Nomor : B.04/Ka.Setpres/RB.02.01/11/2020 Tanggal 25 November 2020 diikuti oleh Bupati /Walikota seluruh Indonesia,” ujar Aprialdi Said, KabidHumas Dinas Kominfo Pasaman di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Aprialdi Said juga menyampaikan sebagai Narasumber dalam kegiatan Rakor Terbatas tersebut, Jenderal Polisi (Purn) Prof.Drs. H. Muhammad Tito Karnavian(Menteri Dalam Negeri), Letjen TNI (Purn) Dr.dr. Terawan Agus Putranto(Menteri Kesehatan RI), Erick Thohir, (Menteri Badan Usaha Milik Negara), Johnny Gerard Plate(Menteri Komunikasi dan Informatika RI).

Sementara itu Bupati Pasaman melalui koordinator Bidang Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid 19, Wiliyam Hutabaratmenyampaikan, berbagai materi, arahan masukan serta penekanan kepada seluruh Bupati/ Walikota disampaikan para nara sumber yakni Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan, Menteri BUMN, Menteri Kominfo tentang kesiapan pemerintah dan Pemerintah Daerah.

“Agar lebih fokus, serius dan konsisten dalam Upaya Pencegahan Penanggulangan Covid-19 melalui Program vaksin dan vaksinasi serta Ikut mengamankan mensukseskan Pilkada Serentak 9 Desember 2020 dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan (3M) Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak,” ujarnya.

Ia juga mengatakan adapun beberapa penyampaian arahan dalam rapat tersebut, peran Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota sangat penting dalam menyukseskan pelaksanaan Program Vaksinasi Covid-19, untuk itu dapat menyediakan pendanaan melalui APBD meliputi dukungan tenaga kesehatan, tempat vaksinasi, logistik, dan transportasi, keamanan.

“Kemudian sosialisasi dan penggerakan masyarakat, mempersiapkan Komunikasi Publik Vaksin Covid 19 dengan matang terutama Isu keamanan Vaksin, dan Efektivitas. Selanjutnya Kehalalan vaksin serta harga dan distribusi vaksin Covid 19 harus dilaksanakan dengan serius demi membangun pemahaman dan persepsi publik yang positif, sehingga masyarakat terdorong ikut serta mensukseskan Program Vaksinasi Covid-19,” katanya.

Selanjutnya program vaksinasi Covid-19 dilakukan secara bertahap, merupakan salah satu solusi untuk menciptakan kekebalan kelompok (hard immunity) bagi Negara Indonesia Penduduk lebih kurang 270 juta jiwa, terdiri dari 34 Provinsi, 416 Kabupaten, 98 Kota, 7230 Kecamatan, 74.953 Desa, 8.488 Kelurahan, pentingnya sosialisasi program vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat, melalui media mainstream (TV, Radio, Pemberitaan online dan cetak), media center Kominfo, media sosial, jaringan komunikasi sosial dan politik.

“Diakhir wawancara menurut Wiliyam, harapan pemerintah dan pemerintah daerah kepada seluruh masyarakat, kelompok masyarakat, tokoh masyarakat,tokoh adat, para pihak terkait lainnya, mari bersama sama Ikut menyukseskan program vaksinasi Covid-19, lindungi diri, lindungi negeri, akhiri pandemi,” tutupnya.(nst)

Next Post

Gubernur Irwan Prayitno Kunjungi AgamTerkait Persiapan Pilkada 2020

Jum Des 4 , 2020
LUBUK BASUNG, KP – Menjelang persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020, Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Irwan Prayitno kunjungi Kabupaten Agam guna memastikan kesiapan pengadaan alat kelengkapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di daerah itu, Jumat (4/12). Gubernur Irwan Prayitno mengatakan, Pilkada serentak 2020 yang digelar dimasa pandemi Covid-19, tentu […]