HASIL QUICK COUNT DAN HITUNG SEMENTARA Mahyeldi-Audy Unggul, Irwan Prayitno Minta Gubernur Terpilih Prioritaskan Pengendalian Covid-19

PADANG, KP – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) nomor urut 4 Mahyeldi-Audy Joinaldy unggul sementara di Pilgub Sumbar 2020 berdasarkan hasil hitungan cepat.
Pantauan KORAN PADANG hingga pukul 19.00 WIB, Mahyeldi-Audy unggul 32,87 persen berdasarkan hasil quick count Voxpol Center. Pesaing terdekat Nasrul Abit-Indra Catri 30,01 persen, disusul Mulyadi-Ali Mukhni 27,13 persen, dan Fakhrizal-Genius Umar 9,97 persen. Sementara total suara yang masuk sebanyak 87,33 persen.
Hasil quick count lembaga Poltracking juga menempatkan Mahyeldi-Audy unggul dengan perolehan suara 32,78 persen, Nasrul Abit-Indra Catri 30,84 persen, Mulyadi-Ali Mukhni 26,53 prersen, dan Fakhrizal-Genius Umar 9,85 persen. Total suara yang masuk 87,60 persen.
Sedangkan berdasarkan penghitungan sementara KPU pada situs resmi, Mahyeldi-Audy unggul 36,2 persen, Nasrul Abit-Indra Catri 31,9 persen, Mulyadi-Ali Mukhni 22,1 persen, dan Fakhrizal-Genius Umar 9,8 persen.
Ketua tim pemenangan Mahyeldi-Audy, Mochklasin saat jumpa pers di posko pemenangan Jalan Sudirman, Rabu sore (9/12) membenarkan dari hasil hitung cepat dua lembaga survei nasional yaitu Poltracking dan Voxpol Center menempatkan Mahyeldi-Audy pada posisi pertama.
“Begitu juga berdasarkan hasil real count sementara yang dimiliki tim pemenangan pasangan Mahyeldi-Audy juga unggul,” kata dia.
Mochlasin bersyukur atas keunggulan dalam perolehan suara sementara yang diperoleh. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada para pendukung dan relawan yang telah bekerja siang dan malam.
Sementara Calon Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy berpesan kepada seluruh relawan dan saksi agar menjaga perolehan suara tersebut sampai penetapan pleno oleh KPU.
Pilgub Sumbar 2020 diikuti empat pasang calon yaitu pasangan nomor urut 1 Mulyadi-Ali Mukni diusung Partai Demokrat dan PAN, pasangan nomor urut 2 Nasrul Abit-Indra Catri diusung Partai Gerindra, pasangan nomor urut 3 Fakhrizal-Genius Umar diusung PKB, Golkar, dan Nasdem, dan pasangan nomor urut 4 Mahyeldi-Audy Joinaldy diusung PKS dan PPP. (fai)

GUBERNUR SUMBAR TERPILIH DIMINTA PRIORITASKAN PENGENDALIAN COVID-19

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno meminta penggantinya yang terpilih dalam pilkada serentak 2020 untuk tetap memrioritaskan penanggulangan dan pengendalian covid-19 setelah dilantik nanti.
“Pandemi covid-19 belum berakhir, karena itu penanggulangannya tetap harus jadi prioritas untuk keselamatan masyarakat,” kata gubernur Irwan Prayitno usai menyalurkan hak suaranya di Tempat Pemugutan Suara (TPS) 007 Kelurahan Jati Baru, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Rabu (9/12).
Menurutnya hingga Selasa (8/12) sudah 21.161 orang warga Sumbar terinfeksi positif covid-19. Dari jumlah itu sebanyak 18.474 orang sudah dinyatakan sembuh dan 462 orang meninggal. Selebihnya, 200 orang isolasi mandiri dan 137 orang dirawat di sejumlah rumah sakit.
Meski demikian, ia mengatakan program kegiatan yang akan dilaksanakan ke depan sepenuhnya menjadi kewenangan gubernur baru berdasarkan visi misi yang telah disampaikan pada masyarakat. Tetapi Irwan Prayitno meyakini tujuan dari visi misi itu tetaplah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan menjadikan pengendalian covid-19 sebagai salah satu prioritas hingga pandemi benar-benar berakhir.
Sementara itu untuk pelaksanaan Pilkada 2020, ia mengatakan, Pemprov Sumbar sudah berkoordinasi dengan penyelenggara pemilu dan pihak terkait untuk menyatukan komitmen, mengantisipasi agar pilkada tidak jadi klaster baru penyebaran covid-19. Langkah-langkah sudah diambil di antaranya dengan memastikan penerapan protokol kesehatan di masing-masing TPS baik oleh penyelenggara maupun pemilih.
Sebelumnya seluruh penyelenggara juga sudah mengikuti rapid tes. Mereka yang hasilnya reaktif covid-19 mengikuti tes usap. Namun hasilnya belum semua yang keluar.
Kebijakan yang diambil, untuk Bawaslu Sumbar mengganti anggotanya yang reaktif atau telah keluar hasil positif. Sementara untuk KPU diputuskan tidak melakukan penggantian, tetapi memberdayakan sumber daya manusia yang ada.
“Kita sudah upayakan semaksimal mungkin pilkada ini tidak menjadi klaster baru covid-19. Mudah-mudahan terlaksana dengan baik,” ucap Irwan Prayitno.
Kepada penggantinya Irwan berpesan untuk menjalankan visi misi yang telah dibuat untuk kesejahteraan rakyat. Menurutnya program yang telah ada jika dianggap baik bisa diteruskan, namun jika terasa kurang bisa disempurnakan atau diganti karena itu memang kewenangan gubernur terpilih.
“Saya rasa untuk visi misi ini, meskipun bahasanya berbeda-beda tapi tujuannya sama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Segerakan saja,” ujarnya. (lgm)

Next Post

Jasad Perempuan Muda Ditemukan di Kebun Warga

Rab Des 9 , 2020
LIMAPULUH KOTA, KP – Jenazah seorang perempuan muda ditemukan di sekitar kebun milik warga di Jorong Bumbuang, Kenagarian Situjuah Batu, Kecamatan Situjuh Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu pagi (9/12) sekitar pukul 09.00 WIB.Kasat Reskrim Polres PayakumbuhAKP M Rosidi mengatakanpihaknya belum mengetahui identitas jenazah. Sebab tak ditemukan tanda pengenal dari […]