KISAH PILU PENJAGA MIN 2 SOLOK, Madrasah Terbakar, Hanya Tinggal Baju di Badan

SOLOK, KP – Musibah kebakaran yang melanda 7 ruangan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Solok di Balai Pinang Nagari Muaro Paneh, Kecamatan Bukik Sundi, Kabupaten Solok, Selasa lalu (8/12) lalumeninggalkan duka mendalam bagi penjaga sekolah, Zulfadri dan keluarganya.Betapa tidak, kebakaran tersebut selain menghanguskan gedung madrasah, juga meludeskan semua harta dan barang berharga milik Zulfadri.
Seminggu sudah berlalu, Zulfadri yang sehari-hari merupakan tenaga honorer di MIN 2 Solok itu hingga kini belum mendapat bantuan dari pemerintah daerah, baik BPBD, Dinas Sosial, ataupun Baznas. Bahkan saat kejadian, penjaga sekolah yang tinggal di lokasi tersebut sempat syok dan pingsankemudian dilarikan ke Puskesmas Muara Panas untuk mendapatkan penanganan medis.
Beruntung, Tim Sosial Jumat Berkah KJB Jannah di bawah pimpinan Haris Wandi, datang memberi bantuan kepada keluarga itu Selasa siang (15/13). Sebelumnya, Tim Jumat Berkah KJB Jannah pada Jumat (11/12) mengunjungi rumah bocah malang Syahidah Rasyid (3 tahun)anak dari pasangan si Dedi Wahyudi dan Ayu Rahmadbanis, warga Jorong Pasa Usang, Nagari Koto Gadang Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok yang memiliki kelainan kelamin.
“Sebenarnya kita turun setiap Jumat, namun kami dengar Keluarga Bapak Zulfadri sangat membutuhkan bantuan mendesak. Apalalagi saat kebakaran tidak ada satupun barang berharga yang bisa diselamatkan. Kecuali hanya pakaian di badan, termasuk anak istri beliau juga demikian,” terang Haris Wandi.
Donasi yang diserahkan Tim Jumat Berkah berupa santunan Rp1.260.000, pakaian layak pakai serta buku dan alat tulis. “Meski tidak banyak, kami harap bantuan ini bermanfaat bagi beliau dan keluarga. Sebab sekarang beliau tinggal menumpang di rumah saudaranya,” tutur Haris Wandi.
Zulfadri memiliki tiga orang anak, yang tertua masih duduk di kelas 4 SD, anak kedua kelas 1 SD, dan balita usia 2,5 tahun. Dalam kesempatan itu Zulfadri mengucapkan terimakasih kepada tim Jumat Berkah yang sudah membantu keluarga mereka.
Sebagaimana diketahui, MIN 2 Solok terbakar Selasa lalu (8/12) sekitar pukul 12.45 WIB. Pada musibah kebakaran tersebut setidaknya 7 ruang yang terdiri dari ruangan belajar siswa, ruang guru, dan ruang penjaga sekolah terbakar. Sebanyak 6 unit mobil pemadam dari Kabupaten dan Kota Solok dikerahkan untuk memadamkan api. Api baru bisa dijinakkan sekitar 1,5 jam kemudian. Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. (wan)

Next Post

Rebutan Posisi Puncak

Sel Des 15 , 2020
LIVERPOOL, KP – Juara bertahan Liga Inggris yang kini bertengger […]