KPPS Sehat,Pilkada Selamat

HARI Rabu ini (9/12) merupakan momen bersejarah bagi Sumatra Barat.Sebab inilah harinya rakyat Sumbar memilih gubernur, bupati, dan walikota beserta wakil masing-masing yang akan memimpin jalannya pemerintahan di daerah ini lima tahun ke depan.
Karena momennya bersejarah, tentu kita mendoakan agar Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang bertugas senantiasa dalam keadaan sehat.Hanya dengan kesehatan yang prima,Insya Allah pesta demokrasi ini akan terlaksana dengan lancar dan terjauh dari cacat-cela yang tidak kita inginkan.
Lebih dari itu, bukan KPPS saja kita harapkan dalam keadaan bugar, calon yang akan dipilih termasuk saksi, serta semua yang berkepentingan berkaitan dengan suksesnya pesta demokrasi ini juga sehat-sehat saja hendaknya.
Kalaulah semua kita sehat dalam arti yang sebenarnya, tentu cara berfikir, bertindak, serta dalam melakukan apa saja, kita akan selalu berada di bawah lindungan Yang Maha Kuasa.
Yang penting, dalam pelaksanaan puncak pilkada pada Rabu inijangan ada yang berbuat onar.Melakukan perbuatan tercela, berdusta, dan yang sejenis dengan itu.Kalau semua hal yang berkaitan dengan ketercelaan benar-benar dijauhi oleh KPPS, percayalah, ketentraman negeri ini akan semakin membanggakan.Pokoknya, celah yang mengarah pada perbuatan yang melanggar aturan wajib dihindari.Haram dilakukan KPPS ataupun kelompok pendukung calon yang bertarung dalam pilkada ini.
Hanya dengan komitmen nurani tulus ikhlas dari semua kalangan akan lahir pemimpin terbaik.Bahkan, kita sangat berharap pilkada di Sumbar cukup selesai di daerah sajatanpa perlu ‘berhondoh-pondoh’ ke Mahkamah Konstitusi di Jakarta.
Mampukah KPPS di Sumbar menghasilkan suara tanpa ada yang curiga?Disinilah pentingnya peranan saksi dari tokoh yang memperebutkan suara rakyat melalui pilkada ini.Sebaliknya,jika saksi tak berperan maksimal, bisa jadi akan munculproblema memusingkan.Untuk itu kewibawaan Ketua KPPS sangat menentukan kelancaran semua tahapan dalam pemungutan suara tersebut.
Kita sangat berharap pilkada di Sumbar lancar- lancar saja.Mari kita buktikan kita bisa melaksanakan pesta demokrasi yang ‘badunsanak’ dalam arti sebenarnya.Dengan pilkada, tak ada yang dirugikan. ‘Tak satu jalan ke Roma’ dalam membangun Sumbar. Kalah, menang itu sudah garisan yang ditakdirkan Allah SWT.Kita hanya menjalaninya saja. *

Next Post

Tiga Calon di Pilgub Sumbar Tidak Bisa Nyoblos

Sel Des 8 , 2020
PADANG, KP – Sebanyak tiga calon kepala daerah pada Pemilihan […]