Lapas Muaro Wisuda 10 Santri WBP

PADANG, KP – Sepuluh orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II A Muaro Padang, diwisuda oleh Kepala Lapas, Arimin di Aula masjid Taqwa, Padang, Jumat (4/12).Para WBP yang diwisuda adalah yang telah selesai mengikuti program santri yang dilakukan oleh Lapas Muaro Padang.

Wisuda ditandai dengan penyerahan sertifikat oleh Kepala Lapas bersamaan dengan penyerahan bonus dan penghargaan kepada para WBP yang meraih juara pada MTQ antar WBP beberapa waktu lalu.

Menurut Kalapas Muaro Padang Arimin, santri yang diwisuda merupakan WBP yang mampu mengikuti semua program yang dilaksanakan seperti pelajaran ilmu agama, membaca Al-Qur’an serta melaksanakan ibadah dengan sungguh-sungguh.

“Kita berharap mereka yang diwisuda mampu menjadi contoh bagi WBP lainnya, sehingga moto kita masuk napi keluar santri dapat diwujudkan,” ujar Arimin.

Ia menjelaskan, program Kamar Santri ini merupakan sebuah program yang menitik beratkan pendekatan keagamaan terhadap para WBP.

WBP yang mengikuti program ini akan ditempatkan dalam satu kamar, kemudian mereka akan belajar ilmu agama baik dari sesama WBP maupun dari pembimbing yang didatangkan pihak Lapas.Saat ini jumlah WBP yang mengikuti program Kamar Santri berjumlah lebih dari 500 orang, sementara yang sudah mendaftar dan menunggu giliran lebih dari 200 orang.

“Tidak semua WBP dapat mengikuti program ini, kita akan melihat keseriusan mereka dari perilaku dan kehidupan mereka sehari-hari,” tambah Arimin.

Arimin menambahkan, sejak dilaksanakan tahun lalu, program Kamar Santri telah mewisuda sebanyak 50 orang santri, ratusan WBP yang khatam Qur’an serta puluhan WBP yang berhasil menjadi hafiz (penghafal) juz 30.

“Yang pasti dengan pendekatan keagamaan seperti ini, kita merasakan perubahan yang sangat besar terhadap suasana di dalam Lapas. Yang paling terasa adalah menjadikan suasana kondusif dan menekan angka kekerasan di dalam Lapas,” tutup Arimin. (ip)

Next Post

Pemko Imbau Pesta Pernikahan Tanpa Prasmanan

Ming Des 6 , 2020
PADANG, KP – Pemerintah Kota (Pemko) Padang resmi mencabut surat edaran tentang pelaksanaan pesta perkawinan dan kegiatan bagi pelaku usaha, Jumat lalu (4/12).Dengan demikian, masyarakat Kota Padang sudah dibolehkan menyelenggarakan pesta pernikahan dengan tetap mematuhi protokol kesehatanCovid-19 Plt Walikota Padang Hendri Septa menyarankan pada pelaksanaan pesta pernikahan tersebut agar masyarakat […]