Mahyeldi-Audy Masih Unggul Tipis

PADANG, KP – Pasangan calon Gubernur – Wakil Gubernur Sumatera Barat nomor urut 4, Mahyeldi – Audy Joinaldy masih unggul tipis lewat penghitungan suara yang tercantum dalam sistem informasi rekapitulasi (Sirekap) KPU.Data Sirekap ini merupakan data yang diperoleh dari unggahan langsung formulir C-Hasil-KWK oleh KPPS dari setiap TPS.
Dari 12.548 TPS di Pilkada Serentak 2020 untuk Provinsi Sumatera Barat, terpantau sudah 9.744 TPS atau 77,65 persen yang sudah masuk ke Sirekap KPU hingga Senin (14/12) pukul 18.00 WIB.
Dari total suara yang masuk ke Sirekap KPU, Mahyeldi-Audy masih unggul dengan 33persen atau 580.829 suara. Pasangan Mahyeldi-Audy unggul di sebanyak 10 kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Solok, Sijunjung, Tanahdatar, Agam, Dharmasraya, Kota Padang, Kota Solok, Sawahlunto, Padangpanjang, dan Payakumbuh.
Dari 19 kabupaten/kota di Sumbar, sebanyak tiga daerah sudah menuntaskan 100 persen rekapitulasi suara yaitu Kota Solok, Kota Sawahlunto, dan Kota Payakumbuh. Di ketiga daerah itu Mahyeldi-Audy unggul dengan perolehan suara sebagai berikut:
Kota Solok
Mulyadi-Ali Mukhni: 7.140 suara
Nasrul Abit-Indra Catri: 7.252 suara
Fakhrizal-Genius Umar: 2.590 suara
Mahyeldi Ansharullah-Audy Joinaldy: 19.856 suara

Kota Sawahlunto
Mulyadi-Ali Mukhni: 7.357 suara
Nasrul Abit-Indra Catri: 4.688 suara
Fakhrizal-Genius Umar: 1.928 suara
Mahyeldi Ansharullah-Audy Joinaldy: 10.887 suara
Baca juga: Wawancara Pengamat Politik Asrinaldi: Pilkada Sumbar Soal Figur, Tak Ada Urusan dengan Partai

Kota Payakumbuh
Mulyadi-Ali Mukhni: 12.936 suara
Nasrul Abit-Indra Catri: 8.981 suara
Fakhrizal-Genius Umar: 3.553 suara
Mahyeldi Ansharullah-Audy Joinaldy: 21.968 suara.

Namun demikian, keunggulan tersebut masih cukup tipiskarena disusul oleh pasangan nomor urut dua, Nasrul Abit – Indra Catri dengan 30,4 persen atau 535.443 suara.Kemudian di belakanganya ada pasangan Mulyadi – Ali Mukhni dengan 26,6 persen atau 469.369 suara. Selanjutnya ada Fakhrizal – Genius Umar dengan 10persen atau 176.522 suara.
Data yang ditampilkan pada Sirekap ini, bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Karena penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka.
Dalam situs resminya, KPU juga menyatakan data yang ditampilkan pada menu Hitung Suara merupakan data hasil foto formulir Model C.Hasil-KWK. Adapun data tersebut dikirim oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara(KPPS) melalui aplikasi Sirekap.
“Apabila terdapat kekeliruan data pada formulir Model C.Hasil-KWK, akan dilakukan perbaikan pada Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi di tingkat Kecamatan,” sebagaimana tertulis dalam situs resmi KPU. (mas)

Next Post

Wakasad Letjen TNI Herman Asaribab Meninggal

Sen Des 14 , 2020
JAKARTA, KP – Kabar duka datang dari TNI Angkatan Darat […]