Mentawai Sejahtera, Kita Bangga

SECARA bertahap pembangunan terus dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Pembangunanitupun dirasakan manfaatnya oleh warga. Kawasan ini semakin berkembang. Termasuk sektor pariwisatanya di mana Mentawai merupakan incaran bagi penggemar olahraga selancar dari berbagai belahan negara di dunia.
Apapun yang dibangun untuk kesejahteraan rakyat Mentawai terus memperlihatkan hasil yang membanggakan meski beragam tantangan masih menghadang. Salah satunya seperti yang diberitakan KORAN PADANG terbitan Kamis (17/12) dalam rubrik Liputan Khusus tentang proyek pembangunan yang terlambat diselesaikan sehingga pelaksana dilaporkan warga setempat ke lembaga hukum.
Disebutkan dalam liputan investigasi itu, ada 40 paket jalan dari program Pembangunan Infrastruktur Desa (PID) yang dimanfaatkan masyarakat. Semoga saja jalan ini dimanfaatkan masyarakat secara maksimal. Begitu juga pemeliharaannya sehingga jalan itu tahan lama.
Namun, dari foto-foto yang ada dalam berita itu terlihat kiri-kanan jalan masih semak belukar dan hutan belantara. Pertanyaannya, mungkinkah lahan yang masih belum tergarap itu dimanfaatkan warga untuk mendukung perekonomiannya?
Bagaimanapun juga, tanah Mentawai adalah milik warganya. Oleh sebab itu peliharalah dan manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Masyarakat dapat membentuk kelompok sosial dengan anggotanya putra dan warga asli Mentawai. Misalnya kelompok tani. Gerakkanberagam usaha ekonomi produktif dengan menggarap seluruh tanah kosong. Tanam beragam anakankomoditi ataupun bibit tanaman tua. Jangan ada lagi tanah yang tak termanfaatkan.
Mentawai harus sama dengan tanah tepi. Bahkan, kehebatan Mentawai ada yang melebihi tanah tepi seperti olahraga berselancar yang sudah disinggung di atas tadi. Mentawai adalah kawasan pengabdian dalam menyejahterakan rakyatnya. Namun jangan ada yang ‘salah niat’ mengabdi di Mentawai. Terima saja hak atau jatah kita, milik warga jangan dilibas.
Untuk mempercepat kesejahteraan warga setempat tentu dibutuhkan peran lembaga pemerintahan atau yang dibina pemda seperti FKUByang pengurusnya berasal dari lintas agama. Secara terjadwal, beri support pada masyarakat untuk peningkatan kesejahteraannya.
Pembangunan Mentawai perlu dipacu maksimalagar kabupaten ini sejajar kesejahteraannya dengan gugus kepulauan seperti Nias di Sumut, Simelu di Aceh, serta Enggano di bagian selatan. Tentu kita harapkan kesejahteraan warga Mentawai lebih baik dari warga kepulauan segugus, baik utara ataupun selatan. Untuk itu, mari semua pihak berusaha agar Mentawai makin membanggakan berkat warganya yang sejahtera dalam artian sebenarnya. Insya Allah. *

Next Post

MISTERI TEWASNYA WANITA MUDA DI SITUJUAH TERUNGKAP - Biadab, Korban Dibunuh Lalu Diperkosa

Kam Des 17 , 2020
PAYAKUMBUH,KP- Misteri tewasnya seorang wanita muda berinisial IDP (21 tahun) […]