Muharlion Dukung Pembelajaran Tatap Muka Kembali Digelar

PADANG,KP- Rencana dibukanya kembali proses belajar mengajar (PBM) tatap muka bagi diapresiasioleh Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Padang Muharlion.Menurutnya, sudah saatnya Kota Padang melaksanakan PBM secara tatap muka dengan mentaati protokol kesehatan. Keterbatasan fasilitas pendukung hingga ketidaksiapan siswa dan orangtua untuk belajar daring membuat sistem pembelajaran daring tidak begitu efektif.
“Imbasnya, capaian akademik siswa terancam tertinggaldibandingkan jika dilakukan PBM tatap muka,” kata Muharlion,Rabu(9/10).
Ia menjelaskan, jika sekolah kembali di buka, proses belajar mengajar harus dibagi dua shift. Selain itu, tidak diberlakukan jam istirahat seperti PBM sebelum pandemi covid-19.
“PBM tatap muka adalah kewajiban karena dapat memberikan pendidikan karakter ke siswa. Oleh karena itu, saya sangat mendukung jika PBM secara tatap muka kembali dibuka,” pungkasnya.
Terpisah, pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Padang (UNP) DR Fitri Arsih menjelaskan jika proses pembelajaran tatap muka kembali dibuka, maka sekolah harus bisa menjamin lingkungan sehat terhadap guru, siswa, serta perangkat sekolah yang lain. Untuk jumlah siswa dalam lokal, sebutnya, harus disesuaikan dengan kapasitas ruangan dan aturan protokol kesehatan.
“Kita harus mengkaji, apakah protokol kesehatan telah menjadi pembiasaan bagi masyarakat dalam menjalani aktivitas keseharian. Jangan pertaruhkan masa depan anak untuk kegiatan belajar tatap muka walau Kota Padang telah keluar dari zona merah. Pengoperasian sekolah harus melibatkan Tim Satgas Covid-19. Selain itu jumlah rombel harus mengacu protokol kesehatan. Jadi jumlah rombel tak sebanyak jumlah rombel disaat sebelum pandemi,” ucapnya.
Lebih lanjut, Fitri meminta guru-guru menyiapkan dan mengelompokkan materi bahan ajar yang esensial serta bahan ajar non esensial.
“Karena jam pelajaran yang sedikit, guru harus menyiapkan bahan ajar esensial saat melakukan PBM tatap muka. Untuk bahan ajar non esensial dapat dikerjakan dirumah. Oleh karena itu, butuh kolaborasi antara guru dan orang tua dalam memberikan perangkat pembelajaran pendukung yang bisa digunakan anak belajar dirumah,”tutupnya. (bim)

Next Post

Ketua DPRD Padang Nyoblos di TPS 1 Gunung Sariak

Rab Des 9 , 2020
PADANG,KP – Ketua DPRD Kota PadangSyafrial Kani menyalurkan hak suaranya pada Pilgub Sumbar di Tempat Pemungutan Suara (TPS) IRT V/RW I, Kelurahan Gunung Sariak, Kecamatan Kuranji, Rabu (9/12), sekitar pukul 08.15 WIB.Usai mencoblos, Syafrial Kani turut mengajak semua warga untuk berpartisipasi dalam pemilihan Gubernur – Wakil Gubernur Sumbar. “Mari datangi […]