PENINGKATAN PARTISIPASI PEMILIH MASA PANDEMI, Elly Thrisyanti: KPU Sediakan TPS Khusus dan Layanan Khusus

PADANG,KP – Pilkada serentak 9 Desember 2020 yang hanya tinggal beberapa hari kedepan diharapkan berjalan dengan baik dan lancar dengan capaian maksimal dari partisipasi pemilih (hak suara masyarakat-red) dalam menentukan pilihan terhadap pemimpin daerah untuk lima tahun kedepan.

Pada Pilkada serentak 2020 ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) targetkan partisipasi pemilih sebesar 77,5 persen.

Ketua Komisi I DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti mengakatakan, target 77,5 persen partisipasi pemilih dari Kemendagri ini tentu dirasakan berat.Kenapa dirasa berat?, pasalnya pada penyelengaraan pilkada serentak 9 Desember 2020 ini, kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia dan Kota Padang, khususnya masih belum bisa dikatakan kondusif.

“Kita ketahui bahwa sebelumnya pada pemilihan baik pilkada,pileg dan pilgub capaian partisipasi pemilih hanya sekitar 65 persen. Maka dari itu, kita sangat berharap sosialisasi dan kerja keras dari pihak KPU,” jelasnya.

Menurutnya, pihak KPU harus kerja lebih ekstra lagi memberikan sosialisasi agar masyarakat mau berpartisipasi memberikan hak suara mereka selaku warga negara yang baik untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) di masing – masing kelurahan pada Rabu depan, 9 Desember 2020. Dan tentunya kita juga sangat mendorong dan mendukung untuk itu,” sebut Elly Thrisyanti melalui selulernya kepada KORAN PADANG, Minggu (6/12).

Lebih lanjut kata Elly Thrisyanti, selain partisipasi pemilih terkait penanganan saat proses pemilihan di TPS nanti dalam kondisi pandemi Covid saat ini, pihak KPU juga menyediakan dua TPS tambahan yakni, TPS Khusus dan TPS Layanan Khusus.

TPS khusus seperti yang diadakan di rumah tahanan (rutan-red) atau lapas – lapas yang berbasis pada partisi pemilih dari para napi. Sementara TPS layanan khusus diberlakukan bagi pemilih atau pasien Covid-19 maupun pasian biasa yang dirawat di RS ataupun dirumah atau isolasi mandiri.

Ketua Komisi I DPRD Kota Padang ini menyebut kebijakan ini diperlukan untuk memastikan hak suara setiap pemilih. Ia menegaskan, tidak ada pemilih yang akan kehilangan suara meski sedang dalam perawatan.

“Semua pasien yang ada di rumah sakit, yang merupakan pemilih yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT), tentu akan dilayani, baik dia sakitnya di rumah sakit maupun di rumah, baik itu yang covid maupun yang tidak covid,” ucapnya.

Juga disampaikan, para petugas atau Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang akan melayani pasien Covid-19 di Pilkada Serentak 2020 ini bakal memakai baju hazmat. “Sementara bagi petugas di TPS tak hanya menggunakan masker, face shield, sarung tangan, tapi untuk mereka yang tugas ke rumah sakit harus dilengkapi baju hazmat,” papar Srikandi DPRD Kota Padang dari partai Gerindra.

Selain itu, para petugas juga melewati rapid test. Hanya petugas non-reaktif yang diperbolehkan menjalankan tugas pada hari pemungutan suara. Begitu juga bagi pemilih yang datang ke TPS dilakukan cek suhu tubuh.

Nantinya ada dua petugas yang diterjunkan dari setiap TPS. Mereka akan didampingi oleh pengawas TPS dan pemantau pemilu.Mereka mulai melakukan pelayanan bagi pasien Covid-19 atau pasien biasa di RS maupun rumah pada pukul 12.00 waktu setempat.

Elly menekankan, protokol kesehatan harus dilakukan ketat pada momen itu.”Mereka yang menjalankan fungsi ini, tugas ini, dia harus dilengkapi protokol kesehatan yang maksimal,” pungkasnya.

Disamping itu, Elly Thrisyanti juga mengimbau kepada masyarakat untuk segera mengurus e-KTP bagi yang belum memiliki. Tidak ada dipungut biaya apapun, dan kita pastikan kepada instansi terkait camat setempat ataupun Disdukcapil dalam pengurusan e-KTP untuk tidak mengulur waktu atau mempersulit warga yang ingin mendapatkan e-KTP.

Dalam pelaksanaan pilkada serentak 2020 yang tinggal beberapa hari kedepan diharapkan seluruh warga Kota Padang sudah memiliki e- KTP, jika tidak blangko resi KTP juga bisa digunakan melakukan pemilihan.

“Jangan golput, ayo kita berikan hak suara dalam menentukan pemimpin daerah. Satu hak suara kita menentukan lima tahun kedepan arah pembangunan Sumatera Barat dan Kota Padang khususnya,” ungkap Elly Thrisyanti, Srikandi DPRD Kota Padang dua periode ini.(bim)

Next Post

Solok Selatan ‘Belajar’ ke RSUD Lubuksikaping

Ming Des 6 , 2020
LUBUKSIKAPING,KP-RSUD Lubuksikaping kembali menerima kunjungan Studi Banding dari RSUD Solok […]