PERSIAPAN JELANG PEMBELAJARAN TATAP MUKA, Dinkes Data Guru yang Memiliki Komorbid

PADANG, KP – Berbagai persiapan terus dilakukan Pemko Padangmenjelang pembelajaran secara tatap muka. Salah satunya dengan melakukan tes swab terhadap guru.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani mengatakantes swab untuk guruakan dilakukan sampai sepuluh harihingga Rabu (23/12). Swab itu dilakukan untuk semua guru jenjang pendidikan mulai dari PAUD, TK, SD, dan SMP.

“Selain tes swab, kita juga memberikan thermogun kepada Dinas Pendidikan. Jika tidak cukup, Disdik Padang bisa menambahjumlah thermogununtuk sekolah,” kata Ferimulyani, Selasa (15/12).

Selain itu, Dinas Kesehatan juga mendata guru yang punya penyakit komorbid atau penyerta. Jika ditemukan guru-guru yang memiliki penyakit komorbid, maka mereka tidak bisa ikut dalam proses mengajar tatap muka.

“Guru itu harus mengajar secara daring atau online,” ungkap Feri Mulyani.

MADRASAH NAUNGAN KEMENAG PADANG SIAP BELAJAR TATAP MUKA

Sementara itu, sekolah dibawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang juga akan menggelar pembelajaran tatap muka mulai Januari 2021.

Kepala Kantor Kemenag Padang H. Marjanis mengatakan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliah (MA) siap melakukan sekolah pembelajaran tatap muka namun disertai pembatasan.

“Jika muridnya 32 orang dalam satu kelas maka hanya 16 orang yang belajar di madrasah. Kita siapkan juga alat-alat protokol kesehatan selengkap-lengkapnya di madrasah,” kata Marjanis, kemarin.

Selain menyiapkan sarana prasarana tatap muka, madrasah yang belajar tatap muka juga harus menyiapakan surat izin dari Pemko Padang. Kemudian harus siapkan surat izin dari orangtua murid, surat izin komite, dan Kemenag Padang.

“Apabila sudah mendapatkan izin barulah pembelajaran tatap muka dibolehkan dengan ketentuan 50 persen. Swab guru juga ada karena itu untuk memenuhi persyaratan yang ada,” ungkapnya.

Marjanis menegaskan sebelum pembelajaran tatap muka digelar, semua prosedur yang telah ditentukan harus dipatuhi terlebih dahulu oleh pihak madrasah. (ip)

Next Post

Dosen Unidha Beri Pelatihan Pemasaran Online ke Pelaku Usaha

Sel Des 15 , 2020
PADANG, KP – Tim dosen Universitas Dharma Andalas (Unidha) Padang melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) berupa pelatihan pemasaran produk berbasis jejaring media sosial kepada UMKM makanan ringan dalam menghadapi era new normal ini. Kali ini tim PKM Unidha memilih usaha ‘Dapur Naila’ yang memproduksi keripik dan serundeng dengan bahan […]