PILKADA KABUPATEN SOLOK, Epyardi-Jon Pandu Unggul, Nofi Candra-Yulfadri Membayangi

SOLOK, KP – Hingga hari kelima penghitungan suara pada Pilkada Kabupaten Solok, perolehan suara antara paslon nomor urut 1, yakni Nofi Canda-Yulfadri Nurdin dengan paslon nomor urut 2, H. Epyardi Asda-Jon Pandu masih saling kejar.

Hingga Minggu (13/12) pukul 16.30 wib, sesuai progres suara yang masuk dari 499 TPS dari total 960 TPS, pasangan Nofi Candra-Yulfadri meraih suara 30825 atau 35,9 persen. Sementara pasangan Epyardi Asda-Jon Pandu meraih suara 32511 ribu atau 37,9 persen. Sedangkan paslon nomor urut 3, Desra Ediwan-Adli meraih meraih suara 11984 atau 14,0 persen dan Iriadi-Agus Syahdeman meraih suara 10449 atau 12,2 persen.

Menurut Komisioner KPU Jons Manedi, data tersebut berdasarkan hasil foto formulir Model C Hasil-KWK yang dikirim KPPS melalui Sirekap. “Nantinya apabila terdapat kekeliruan data pada formulir Model C Hasil-KWK, akan dilakukan perbaikan pada Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi di tingkat Kecamatan. Nanti apabila terdapat perbedaan data yang terbaca oleh Sirekap dengan data yang tertulis pada Formulir C.Hasil-KWK, akan dilakukan koreksi pada Sirekap Web Tingkat Kecamatan,” sebut Jons Manedi.

Menurutnya, data yang ditampilkan pada menu hitung suara bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam Rapat Pleno terbuka. “Sejak penghitungan dimulai Rabu sore, pasangan Nofi Candra-Yulfadri terlihat unggul. Tapi setelah malam, pasangan Epyardi-Jon Pandu tiba-tiba menyalip. Kami imbau pendukung untuk bersabar,” sebut Madra Indriawan, juru bicara Epyardi Asda, melalui rekaman videonya yang disebar di medsos.

Sedangkan berdasarkan hasil quick count atau hitungan cepat yang beredar luas di masyarakat hingga pukul 22.30, dari total suara yang masuk 16.8152 ribu dari 959, pasangan Epyardi Asda-Pandu unggul 0,85 persen. Pada sisi lain juga ada beredar hasil rekap KPU yang menyatakan pasangan Nofi Candra-Yulfadri unggul, yakni 57.894 dan Epyardi Asda-Pandu meraih suara 54.380.

Hasil tersebut membuat pusing masyarakat dan para pendukung kedua paslon. Kedua kubu masing-masing mengklaim jagoannya yang menang. Sementara tingkat partisipasi pemilih hanya sekitar 64 persen. “Tingkat partisipasi pemilih masih rendah, yakni hanya sekitar 64,60 persen atau hanya yang hadir ke TPS sebanyak 172. 265 orang,” ungkapnya.

Di samping itu, hasil yang ditampilkan di atas bisa saja berubah karena KPU masih melakukan penghitungan suara dan masih banyak suara yang belum masuk. (wan)

Next Post

Bawaslu Limapuluh Kota Lakukan PSU di TPS 17 Jorong Kuranji

Ming Des 13 , 2020
LIMAPULUH KOTA, KP – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Limapuluh […]