PILKADA KABUPATEN SOLOK, Paslon Epyardi Asda-Jon Pandu Salip Paslon Nofi Candra-Yulfadri di Menit Akhir

SOLOK, KP – Perolehan suara Pilkada Kabupaten Solok saling kejar antara paslon nomor urut 1, Nofi Candra dan Yulfadri Nurdin dengan paslon nomor urut 2, H. Epyardi Asda-Jon Pandu. Jika hingga Rabu pukul 21.30 Wib paslon Nofi Candra-Yulfadri masih unggul dari Epyardi Asda-Pandu, maka pada pukul 22.00 Wib paslon Epyardi malah berbalik unggul dan meninggalkan Paslon Nofi Candra-Yulfadri menjadi 35 persen. Dengan perolehan suara sebanyak 59372 dan Nofi Candra-Yulfadri Nurdin menjadi 58.392 atau 37,73 persen.

“Sejak penghitungan dimulai Rabu sore, paslon Nofi Candra-Yulfadri terlihat unggul. Tapi setelah malam, pasangan Epyardi-Jon Pandu tiba-tiba menyalip. Kami imbau pendukung untuk bersabar,” sebut juru bicara Epyardi Asdda, Madra Indriawan melalui rekaman videonya yang disebar di medsos.

Sementara Data Sirekap KPU yang berhasil dihimpun melalui Sirekap, hingga berita ini diturunkan, total suara 213 TPS yang masuk dari 960 TPS, dengan rincian perolehan suara untuk paslon nomor urut 1, Nofi Candra-Yulfadri Nurdin 33,1 persen. Paslon nomor urut 2,  Epyardi Asda-Pandu unggul 37,6 persen. Kemudian paslon nomor urut 3, Desra Ediwan-Adli 16,4 persen dan Iriadi-Agus Syahdeman meraih suara 12,9 persen.

Sedangkan berdasarkan hasil quick count atau hitungan cepat yang beredar luas di masyarakat hingga pukul 22.30 wib, dari total suara yang masuk 16.8152 ribu dari 959, pasangan Epyardi Asda-Pandu unggul 0,85 persen. Kemudian paslon nomor urut 3 yakni Desra Ediwan-Adli hanya meraih suara sebanyak 28244 ribu atau hanya 16,80 persen dan Iriadi-Agus Syahdeman hanya meraih suara 13,17 persen atau sebanyak 22.144.

Pada sisi lain juga ada beredar hasil rekap KPU yang menyatakan pasangan Nofi Candra-.Yulfadri unggul, yakni 57.894 dan Epyardi Asda-Pandu meraih suara 54.380. Hasil tersebut membuat pusing masyarakat dan para pendukung kedua paslon. Kedua kubu masing-masing mengklaim jagoannya yang menang.

Menurut Komisionir Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Solok Jons Manedi, hingga Kamis sore pukul 15.00 Wib, sesuai data sirekap KPU Kabupaten Solok, suara yang masuk dan dihitung baru sekitar 22,19 persen. Sementara tingkat partisipasi pemilih hanya 64 persen. “Tingkat partisipasi pemilih masih rendah, yakni hanya sekitar 64,60 persen atau hanya yang hadir ke TPS sebanyak 172. 265 orang,” sebutnya.

Di samping itu, hasil yang ditampilkan di atas bisa saja berubah karena KPU masih melakukan penghitungan suara dan masih banyak suara yang belum masuk. (wan)

Next Post

Bupati Gumal Monev Pelaksanaan Pilkada Serentak di Kabupaten Solok

Kam Des 10 , 2020
SOLOK, KP – Bupati Solok H. Gusmal, Rabu (9/11), melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Pilkada Serentak di Kabupaten Solok. Tampak hadir pada rombongan Bupati, yakni Dandim 0309/Solok Reno Triambodo, Kapolres Solok Kota AKBP Ferry Suwandi, Kejaksaan Solok, Ketua KPU Kabupaten Solok Ir. Gadis, Bawaslu Kabupaten Solok, Kadis Pol PP Efriadi, […]