TINDAKLANJUTI PENGADUAN MASYARAKAT, Komisi II DPRD Padang Datangi PT. Semen Padang

PADANG,KP – Komisi II DPRD Kota Padang melakukan kunjungan lapangan ke PT. Semen Padang. Kunjungan tersebut merupakan hasil dari rapat internal Komisi II DPRD Kota Padang yang berkaitan dengan tupoksi komisi II.
Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Ilham dalam kesempatan itu menjelaskan, kedatangan DPRD ke PT. Semen Padang untuk menindaklanjuti permasalahan-permasalahan eksternal yang terjadi antara Semen Padang dengan masyarakat.
“Sebelumnya kami menerima kedatangan dari Forum Komunikasi Kontraktor Vendor dan Supplier Lokal PT. Semen Padang mengadukan nasibnya ke DPRD Kota Padang. Oleh karena itu, kedatangan kami disini untuk mengetahui apa yang terjadi sebenarnya dan dicarikan solusinya. Selain itu, kita akan meminta konsistensi dari Semen Padang, dan aturan paling tinggi yang akan diterapkan,” ucapnya, Senin (7/12)
Menyikapi pertanyaan dari Komisi II tersebut, Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT. Semen Padang, Oktoweri menjelaskan Kontraktor Vendor dan Supplier Lokal yang ada di lingkungan PT. Semen Padang merupakan mitra dari PT. Semen Padang.
“Sebenarnya tidak ada permasalahan dengan vendor lokal, karena hubungan status kita adalah bisnis sesuai dengan koridor hukum yang berlaku,” ucapnya.
Lebih lanjut, Oktoweri juga menjelaskan, sangat beresiko memaksakan hubungan bisnis yang tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan, seperti pemaksaan kehendak.
“Teman-teman vendor sudah mengerti tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di PT. Semen Padang, jadi tidak ada permasalahan lagi antara kami (Semen Padang) terhadap vendor. Yang jelas vendor lokal sangat kami utamakan,” jelasnya.
Di tempat yang sama anggota Komisi II DPRD Kota Padang, Edmon juga mempertanyakan permasalahan parkir truk yang meluber hingga ke perumahan warga, sehingga berpeluang menciptakan kecelakaan terhadap masyarakat yang berlalu lalang.
“Kita lihat sendiri, truk-truk yang parkir meluber hingga ke bahu jalan. Faktanya, jalan di komplek perumnas Indarung juga dijejali parkir truk. Kami harap PT. Semen Padang mencarikan lahan untuk parkir kendaraan ini,” ucapnya.
Menjawab pertanyaan Edmon, Oktoweri memaparkan, jika truk-truk tersebut parkir di luar dari PT. Semen Padang, bukan menjadi kewenangan dari perusahaan untuk menertibkan, melainkan kebijakan dari pemerintah daerah dalam hal penertiban.
“Kita telah berdiskusi dengan kepolisian tentang melubernya parkir truk-truk ini. Kepolisian menjelaskan, truk-truk yang parkir hingga ke pemukiman warga, bukan kewenangan dari PT. Semen Padang. Mungkin saja pemilik atau sopir truk tersebut tinggal disekitar tempat truknya di parkir,”jelasnya.
Oktoweri malah menyarankan memanfaatkan lahan parkir truk yang telah disiapkan oleh Pemko Padang untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan berlalu lintas.
“Alangkah baiknya DPRD Kota Padang mendorong Pemko Padang untuk menertibkan truk-truk yang parkir di bahu jalan untuk memarkirkan kendaraannya di tempat yang telah disiapkan pemerintah,” pungkasnya. (bim)

Next Post

Masa Tenang, APK Kampanye Paslon Disapu Bersih

Sen Des 7 , 2020
PAINAN, KP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menargetkan seluruh alat peraga dan bahan kampanye atau APK pasangan calon (paslon) sudah tidak ada lagi terlihat dipajang di jalan-jalan umum atau fasilitas lainnya.“Kita sudah memulai (menertibkan). Kita targetkan selama masa tanang ini, seluruhnya (APK-BK) dan sudah tertib,” ungkap […]