Yayasan Jantung Indonesia Cabang Bukittinggi Bentuk Klub Jantung Remaja

BUKITTINGGI, KP – Guna terciptanya remaja kader bangsa yang sehat dan produktif. Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kota Bukittinggi melakukan pembentukan dan sekaligus mengukuhkan Klub Jantung Remaja (KJR) Kota Bukittinggi di Aula Badan Keuangan Kota Bukittinggi, Sabtu (19/12).

Ketua pelaksana, Ramli Adrian mengatakan, pembentukan Klub Jantung Remaja (KJR) Kota Bukittinggi itu sudah lama direncanakan sejak pembentukan dan dilantiknya pengurus Yayasan Jantung Indonesia Cabang Bukittinggi oleh Ketua Yayasan Jantung Provinsi Sumbar pada awal tahun 2020 lalu. Namun mengingat kondisi pandemi Covid-19, baru dapat dilaksanakan saat ini.

“Karena adanya pandemi Covid-19, banyak kegiatan yang tertunda termasuk senam jantung sehat yang dilakukan secara rutin baru dapat dilaksanakan beberapa minggu terakhir ini. Begitupun dengan pembentukan Klub Jantung Remaja Bukittinggi. KJR ini sejalan dengan visi dan misi Yayasan Jantung, di mana sebagai upaya menurunkan kejadian penyakit jantung di tengah masyarakat. Karena remaja sebagai salah satu kelompok umur yang dari awal sudah disiapkan sehingga nantinya dapat mewujudkan remaja sehat dan produktif. Sehingga nantinya ketika di usia tidak produktif, tidak lagi mengalami gangguan penyakit jantung,” sebutnya.

Dikatakannya, banyak kegiatan yang dapat dilakukan melalui KJR itu, di samping kegiatan bersifat olahraga, juga yang bersifat kemampuan untuk meningkatkan kapasitas diri. Seperti kepemimpinan, kemampuan berorganisasi dan bagaimana menggerakkan teman-temannya untuk bisa lebih peduli kepada kesehatan jantung.

Sementara itu Sekretaris Umum Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Bukittinggi, dr. Vera Maya Sari mewakili Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia Bukittinggi mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana atas terbentukya KJR di Kota Bukittinggi. Di samping memberikan kata sambutan mewakili Ketua YJI dr. Vera sekaligus mensosialisasikan peran penting keberadaan KJR.

“Klub Jantung Remaja merupakan suatu metode yang ditempuh untuk mempermudah koordinasi dalam pelaksanaan Gerakan Jantung Sehat Remaja (GJSR) melalui sistem organisasi terpadu. Di mana tujuan umumnya untuk terciptanya remaja kader bangsa yang sehat dan produktif. Dan adapun kegiatan yang dapat dilakukan di klub jantung remaja ini, seperti sport, fun activity dan soft skill atau keterampilan,” terangnya.

Disebutkannya, remaja keren adalah remaja tanpa rokok, karena orang tidak merokok itu wangi dan sehat. Di samping itu jauh dari narkoba, karena penelitian mengatakan masuknya narkoba akibat merokok, jadi sangat ada keterkaitan antara rokok dengan narkoba. Di samping mendapatkan pengetahuan tentang KJR, anggota juga mendapatkan pelatihan “Stop Merokok” oleh Yulita Gani dari Puskesmas Rasimah Ahmad dan pada hari kedua, Minggu (20/12) mengikuti Pelatihan Senam Jantung.

Pengurus Klub Jantung Remaja Bukittinggi yang dikukuhkan, yakni Ketua Andyka Yoga, Wakil Ketua Aldi Amnur, Sekretaris Ahsana Nadiya, Wakil Sekretaris Aerlangga, Bendahara Adela Dwi Safira, Wakil Bendahara Feny Febriyan, Korlap Hermatino dan Humas Lutfi Assauki. (eds)

Next Post

SDN 07 Belakang Balok Bukittinggi Gagasa Program ‘Gerakan Menanam Untuk Masa Depan“

Ming Des 20 , 2020
BUKITTINGGI, KP – SDN 07 Belakang Balok Kota Bukittinggi merasa […]